Pembangunan Diminta Diikuti Dengan Pelestarian Alam

    Medcom - 09 Juni 2021 13:00 WIB
    Pembangunan Diminta Diikuti Dengan Pelestarian Alam
    Pengurus DPP Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Golkar Azka Aufary Ramli.



    Jakarta: Pemerintah diminta memperhatikan kelestarian alam dalam melakukan pembangunan. Hal itu penting agar ekosistem lingkungan hidup terus terjaga.
     
    Pengurus DPP Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Golkar Azka Aufary Ramli mengatakan, bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi bukti dampak kerusakan lingkungan
     
    “Banjir dan tanah longsor akibat hutan yang gundul, hutan terbakar, perubahan iklim drastic. Jika kita hanya sibuk membangun tanpa menjaga kelesetarian lingkungan krisis keanekaragaman hayati dan polusi kian tidak terbendung,” kata Azka.
     
    Azka mendorong pemerintah lebih tegas kepada pengambang. Azka juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitarnya, karena insvestasi terhadap lingkungan hidup tidak instan.
     
    “Restorasi lingkungan membutuhkan waktu yang lama. Pemeirntah harus tegas menjalankan restorasi di Indonesia,” ujar Azka.
     
    Menurutya restorasi lingkungan di Indonesia masih diterjemahkan sebagai penghijauan hutan. Padahal, kata Azka,  lebih dari itu. Perlu diatur rehabilitasi, penghijauan, dan reforestasi atau penghutanan kembali.
     
    “Restorasi kelestarian lingkungan hidup perlu dibenahi, karena saat ini masih terkesan ambigu. Pemerintah perlu tergas, karena restorasi tidak hanya berbicara penghijauan hutan saja,” katanya.
     
    Azka mengatakan pemerintah harus melibatkan masyarakat lokal dalam merestorasi lingkungan. Masyarakat harus dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan.
     
    “Pembangunan dengan biaya triliunan akan rusak karena bencana alam. Karena ulah manusia juga dan startegi pembangunan yang tidak tepat,” katanya.
     
    Menurutnya butuh tanggung jawab dan tugas bersama menjaga lingkungan. Utamanya menyangkut sustainable development goals yang perlu dikawal secara berkelanjutan.
     
    “Bukan satu atau dua tahun, namun diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang. Butuh waktu panjang untuk melakukan restorasi lingkungan yang mengacu pada sustainable development. Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya menjadi hal seremonial saja,” ujar Azka.

    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id