Pengawasan Kemenkumham terhadap Lapas Dipertanyakan

    Zaenal Arifin - 04 Februari 2020 20:38 WIB
    Pengawasan Kemenkumham terhadap Lapas Dipertanyakan
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Komisi III DPR mempertanyakan pengawasan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terhadap peredaran narkoba yang diatur narapidana di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Isu ini akan dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP).

    "Mungkin kita akan memberikan ketegasan pada saat rapat dengan Kemenkumham yang akan datang, mungkin (RDP) sebelum reses," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni di Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, Selasa, 4 Februari 2020.

    Menurut dia, RDP ini diagendakan karena pada rapat Senin, 3 Februari 2020, Menkumham Yasonna Laoly tidak hadir. Dia berharap Yasonna hadir di RDP selanjutnya.

    Politikus Partai NasDem itu akan menyampaikan kritikan langsung kepada Yassona Laoly. Dia menyoroti soal pengawasan penggunaan alat komunikasi oleh napi.

    "Saya sampaikan nanti bagaimana tindak tegas untuk tidak berkomunikasi di lapas," lanjut Sahroni.

    Pengawasan Kemenkumham terhadap Lapas Dipertanyakan
    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin

    Masalah peredaran narkoba yang dikendalikan napi menjadi sorotan setelah BNN mengungkap pengiriman 250 kg ganja dari Aceh. Paket itu diurus narapidana Lapas Narkotika Tangerang, Banten, Yayat. 

    "Modus operandi mereka, bawa narkoba dari Aceh melalui darat menuju Medan (Sumatra Utara) dan menyeberang di pelabuhan Bakauheni (Lampung) sampai Merak (Banten),"  kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id