Harga Masker Melambung Karena Hoaks Virus Korona

    Fachri Audhia Hafiez - 04 Februari 2020 14:31 WIB
    Harga Masker Melambung Karena Hoaks Virus Korona
    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Wiendra Waworuntu. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Melambungnya harga masker dinilai karena masyarakat tak utuh menerima informasi terkait Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau virus korona. Sehingga, masyarakat berbondong-bondong membeli masker.

    "Masker kosong di pasaran, harga naik dan kita sendiri yang buat heboh. Nah itu karena 'virus hoaks-nya' lebih banyak. Saya mau tanya deh, kalau jalan-jalan di sini memang ada Novel Coronavirus di Indonesia?" kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Wiendra Waworuntu di Gedung Graha Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Februari 2020.

    Wiendra meminta masyarakat bijak menggunakan masker. Masyarakat sebaiknya menggunakan masker bila mulai terjangkit penyakit. 

    Dia menuturkan bila seseorang sudah mulai sakit baiknya istirahat di rumah. Wiendra menyebut untuk mengantisipasi penyebaran penyakit, sebaiknya tak terlalu dekat dengan seseorang yang sakit. 

    "Kita merasa bahwa (masker) itu satu kebutuhan dasar. Kebutuhan dasar itu adalah makan. Makanannya gizi seimbang, istirahat yang cukup," papar Wiendra.

    Dia menegaskan mencegah penyakit sejatinya dimulai dari diri sendiri yakni dengan menerapkan hidup sehat. Wiendra menganjurkan rajin cuci tangan. 

    "Tentu untuk menentukan kekebalan maka tingkatkanlah kekebalan kita melalui makanan yang bergizi cukup istirahat dan kebiasaan hidup sehat lainnya," ucap Wiendra.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id