longsor  

Proyek Tol Manado-Bitung Longsor Diduga Akibat Cor Basah

Dhaifurrakhman Abas - 17 April 2018 19:52 wib
Proses evakuasi korban yang tertimbun longsoran material
Proses evakuasi korban yang tertimbun longsoran material bangunan tol Manado-Bitung, Sulut pada Selasa, 17 April 2018. (Foto: Istimewa)

Jakarta: Proyek Tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara longsor pada Selasa, 17 April 2018 sekitar pukul 14.30 WITA. Kejadian itu diduga akibat coran yang masih basah. 

"Iya (longsor). Informasinya saya belum dapat, tapi seperti itu," kata Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga Iwan Zarkasi, kepada Medcom.id, di Gedung Bina Marga, Jakarta Selatan, Selasa, 17 April 2018.

Iwan menuturkan longsor terjadi saat pekerja sedang mengerjakan pengecoran beton tiang sokongan. Namun, beton yang dicor tersebut masih dalam keadaan basah dan menyebabkan tiang sokongan longsor hingga menimpa pekerja proyek.

"Karena beton basah itu lebih berat karena masih ada airnya dan sebagainya. Padahal yang namanya ngecor dengan beton basah dan kemudian ada satu yang enggak kuat itu terdampak ke tiangnya," beber dia.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan, pihaknya akan segera mengevaluasi metode kerja mega proyek besutan Wijaya Karya tersebut. Namun sebelum itu dilakukan, pihaknya akan menerjunkan tim menginvestigasi lebih lanjut penyebab pasti longsornya proyek tol di Pulau Sulawesi tersebut.

Akibat kejadian itu 21 orang mengalami luka-luka, tiga di antaranya tertimpa coran. 

(Baca juga: Longsoran Tol Manado-Bitung Akibatkan Belasan Pekerja Terluka)


 


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.