• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 20 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 13.813.894.338

Kematangan KRI Soeharso Membantu Korban Bencana

Dheri Agriesta - 10 Agustus 2018 16:55 wib
Sejumlah prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi
Sejumlah prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PCRPB) TNI memasuki geladak KRI Soeharso-990 di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/8). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

Lombok Utara: Komandan Satgas Kesehatan KRI Soeharso Kolonel Andi Abdullah yakin jika rumah sakit apung bisa membantu korban gempa Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. KRI Soeharso telah berpengelaman membantu korban bencana.

"Kalau KRI Soeharso dengan rumah sakit ini tidak hanya sekali ini saja membantu korban gempa, banyak daerah terkena bencana dan bakti sosial," kata Andi di Pelabuhan Carik, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 10 Agustus 2018.

Kemampuan kapal sepanjang 120 meter tak perlu diragukan untuk mendukung pelayanan kesehatan. Fasilitas yang dimiliki tak kalah dengan rumah sakit yang berada di darat.

KRI Soeharso memiliki dua ruang perawatan dengan kapasitas masing-masing ruangan 20 pasien. Kapal buatan Korea Selatan ini juga memiliki lima ruang operasi. Selain itu, kapal yang dibeli pada 2003 ini juga memiliki instalasi gawat darurat, Intensive Care Unit (ICU), ruang rontgen, ruang bersalin, apotek, laboratorium, dan klinik gigi. 

Sejumlah dokter dan perawat berpengalaman dari TNI Angkatan Laut juga siaga di kapal tersebut. Setidaknya ada dua dokter bedah tulang dan satu dokter bedah umum yang dibawa dari pangkalan angkatan laut Surabaya.

"Dokter ahli anestesi satu, dokter saraf, dokter mata, dan dokter umum. Ada perawat mahir bedah, ada perawat anestesi, itu dari Angkatan Laut," jelas Andi.

Tak cuma dokter dari Angkatan Laut, KRI Soeharso juga mendapatkan bantuan dari relawan. Kemarin, ada tiga dokter bedah tulang dari Universitas Airlangga Surabaya yang membantu di KRI Soeharso.

"Dan dari Makassar tiga orang, kemarin mereka sudah operasi di sini membantu. Sehingga kalau kami nanti ada kekurangan tenaga medis tidak lengkap kami dibantu dari darat," jelas Andi.

KRI Soeharso dibeli dari Korea Selatan pada 2003. Awalnya, kapal ini berfungsi sebagai kapal bantu angkut personel dan kapal bantu rumah sakit. Kapal ini menjalani misi pelayanan kesehatan saat tsunami menerja Aceh di penguhujung 2004.

Setelah itu, KRI Soeharso aktif membantu pelayanan kesehatan saat bencana terjadi seperti gempa Padang 2009, melakukan pelayanan kesehatan di pulau terluar Indonesia, bahkan misi kemanusiaan di Timor Leste.


(DEN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.