Jokowi Ancam Pecat Kapolda-Pangdam Lalai Urus Karhutla

    Nur Azizah - 06 Februari 2020 11:20 WIB
    Jokowi Ancam Pecat Kapolda-Pangdam Lalai Urus Karhutla
    Presiden Joko Widodo. Foto: Medco.id/Nur Azizah
    Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda dan Pangdam tak becus mengurus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ancaman juga berlaku untuk Kepolisian Resor (Kapolres), Komandan Korem (Danrem), dan Komandan Distrik Militer (Dandim). 

    "Tegas saya sampaikan, pasti saya telepon ke Panglima ke Kapolri kalau ada kebakaran di wilayah kecil agak membesar, saya tanya Dandimnya sudah dicopot belum," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Februari 2020.

    Jokowi menyebut aturan itu sudah diterapkan sejak 2016. Dia meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) bergerak saat api mulai muncul. Dia juga meminta gubernur dan kepala desa diberi tahu. 

    "Sehingga kalau ada api satu saja di desa, segera cari ember, padamkan," kata Jokowi.

    Jokowi Ancam Pecat Kapolda-Pangdam Lalai Urus Karhutla
    Ilustrasi kebakaran lahan. Foto: ANT/Wahdi Septiawan

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak mau kebakaran hutan meningkat setiap tahun. Kebakaran hutan dan lahan terparah menghanguskan 2,5 juta hektare pada 2015. 

    Angka itu turun menjadi 150 ribu hektare pada 2017. Namun, karhutla bertambah menjadi 590 ribu hektare pada 2018.

    "Ini ada apa? Sudah bagus turun angkanya. Lalu naik lagi 2019 menjadi 1,5 juta hektare. Apa kurang (personel) yang dicopot?" tegas dia.

    Jokowi meminta seluruh perangkat daerah mulai mempersiapkan antisipasi karhutla. Ia tak mau kejadian ini terus berlangsung dan menghanguskan jutaan lahan lainnya.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id