Kemenag: Belum Ada Ketetapan Penaikan Biaya Haji 2021

    Anggi Tondi Martaon - 07 April 2021 10:21 WIB
    Kemenag: Belum Ada Ketetapan Penaikan Biaya Haji 2021
    Ilustrasi jemaah haji. Foto: MI/Dwi Apriani



    Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan belum ada ketetapan jumlah penaikan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 2021. Biaya perjalanan haji masih dalam pembahasan.

    "Belum ada ketetapan (BPIH 2021). Biaya haji tahun ini masih dibahas secara intensif oleh Panja Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR," kata Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi H Dasir dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 April 2021.






    Khoirizi mengatakan kemungkinan ada penaikan BPIH. Selain dipengaruhi protokol kesehatan, kenaikan kurs dolar, kenaikan pajak dari lima persen menjadi 15 persen memengaruhi penaikan BPIH 2021.

    "Haji di masa pandemi mengharuskan pemeriksaan swab, jaga jarak dan pembatasan kapasitas kamar, juga ada karantina dan lainnya. Itu semua tentu berdampak pada biaya haji," ungkap dia.

    Kemenag memastikan pelayanan jemaah bakal ditingkatkan seiring penaikan BPIH 2021. Di antaranya, konsumsi diberikan tiga kali sehari. Sehingga, jemaah tidak perlu keluar mencari makan.

    "Kemenag bersama Komisi VIII terus berusaha untuk semaksimal mungkin, kalaupun ada kenaikan biaya haji, hal itu tidak memberatkan jemaah," sebut dia.

    Baca: Naik Rp9,1 Juta, Biaya Haji 2021 Diperkirakan Jadi Rp44 Juta

    Dia menjelaskan penaikan BPIH 2021 memperhitungkan berbagai aspek. Di antaranya, tahapan persiapan dan mitigasi penyelenggaraan di masa pandemi. 

    Pembahasan juga dilakukan dengan berbagai asumsi kuota. Sebab, belum ada kepastian kuota jemaah haji yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

    "Pembahasan biaya haji berbasis pada skenario yang bersifat asumtif, mulai dari kuota 30 persen, 25 persen, 20 persen, bahkan hingga hanya lima persen," ujar dia.

    Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji Anggito Abimanyu menyampaikan BPIH 2021 diperkirakan naik. Penaikan diperkirakan Rp9,1 juta.

    "Yang diajukan itu Rp44 juta (BPIH 2021). Tahun 2020 Rp35,2 juta, jadi ada kenaikan Rp9,1 juta," kata Anggito saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 6 April 2021.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id