Keamanan Vaksin Covid-19 Dipastikan Terjaga hingga ke Pelosok

    Siti Yona Hukmana - 20 November 2020 23:54 WIB
    Keamanan Vaksin Covid-19 Dipastikan Terjaga hingga ke Pelosok
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Penyimpanan vaksin virus korona (covid-19) harus sesuai prosedur khusus, yakni pada suhu dua hingga delapan derajat Celsius. Vaksin tidak bisa digunakan jika melebihi suhu tersebut. Hal ini dipastikan bukan kendala dalam pendistribusian vaksin covid-19 kelak.

    "Masyarakat tidak usah khawatir kita sudah berpengalaman dan kita sudah siap," kata vaksinolog Dirga Sakti Rombe dalam diskusi daring, Jumat, 20 November 2020. 

    Menurut dia, jaminan keamanan vaksin itu dilakukan mulai dari pabrik pembuatan hingga ke rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Keamanan pada transportasi saat perjalanan menuju lokasi tujuan pengantaran vaksin juga tak luput dari perhatian. 

    Baca: Vaksinolog: Masyarakat Jangan Ragu Mendapat Vaksin Covid-19

    Dirga mengatakan vaksin covid-19 akan disimpan ke dalam rantai dingin atau cold chain. Rantai dingin itu terdiri dari lemari es dan freezer untuk menyimpan vaksin dan termos atau vaccine carrier untuk membawa vaksin ke tempat pelayanan imunisasi. 

    Keberhasilan imunisasi, kata dia, tidak bisa dipisahkan dengan ketersediaan rantai dingin. Sistem rantai dingin vaksin di Indonesia telah berjalan 97 persen. 

    "Ini semuanya berjalan dengan baik, jadi enggak perlu khawatir, artinya mulai dari pabrik sampai yang menerima di puskesmas misal di Aceh hingga Papua itu semua sudah siap," ungkap dokter spesialis penyakit dalam itu. 

    Dia memastikan masyarakat tidak akan menerima vaksin yang rusak dalam perjalanan. Pasalnya, pada vaksin ada terdapat label yang fungsinya untuk mengetahui kondisi vaksin. 

    "Kalau dia berubah itu tanda, 'Oh ini suhunya sudah di luar suhu yang seharusnya.' Jadi enggak bisa digunakan. Sebegitunya kita menjaga kualitas vaksin supaya yang kita gunakan itu memang aman dan efektif," tutur Dirga. 

    Dirga mengharapkan masyarakat tidak ragu menggunakan vaksin. Selain akan mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksin bakal terjaga kualitasnya hingga ke tubuh masing-masing individu. 

    "Maka itu jangan ragu kalau vaksin sudah ada, seharusnya kita rebutan harus segera vaksinasi sesuai dengan indikasi kelompok dan usianya," kata Dirga.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id