BNPT: Duta Damai Fokus Sampaikan Perdamaian di Dunia Maya

    Antara - 17 Oktober 2020 06:33 WIB
    BNPT: Duta Damai Fokus Sampaikan Perdamaian di Dunia Maya
    Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen Hendri Paruhuman Lubis (kiri). Antara
    Jakarta: Duta Damai diminta tidak sibuk dengan persoalan berita bohong atau hoaks. Duta Damai cukup fokus menyampaikan pesan perdamaian di dunia maya.

    ”Hoaks-hoaks atau segala macamnya itu tidak perlu kalian komentari, tugas kalian itu adalah memberikan narasi-narasi positif tentang NKRI, tidak usah ikut campur terhadap hal-hal yang lain-lain. Biarkan saja,” kata Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen Hendri Paruhuman Lubis dalam sambutan acara pengukuhan regenerasi Duta Damai untuk regional Jawa Tengah pada 2020 di Semarang, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Dia berharap regenerasi membawa pembaruan di Duta Damai regional Jawa Tengah. Baik dalam hal semangat maupun ide-ide dan kreatif sehingga dapat memacu tumbuhnya karya-karya dan konten yang lebih segar.

    ”Sepanjang 2020 ini kami telah melaksanakan regenerasi Duta Damai dimulai dari Provinsi Kalimantan Timur, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan sekarang ini Provinsi Jawa Tengah,” ucap mantan Dansat Intel Bais TNI itu.

    Baca: Pembuat Hoaks Penjarahan Thamrin City Dibidik Polisi

    Alumnus Akmil pada 1986 itu meminta Duta Damai menyuarakan hal-hal positif bila menemukan berita-berita hoaks atau kebencian. Hendri juga berharap para anggota Duta Damai tidak lelah dan terus bersemangat dalam menebar perdamaian melalui dunia maya.

    “Karena kami menyadari betapa pentingnya suatu gerakan bersama, khususnya generasi muda untuk selalu memberikan pembanding sekaligus pencerahan bagi masyarakat dengan membanjiri dunia maya dengan konten positif dan pesan perdamaian,” katanya.

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Pancasila sebagai dasar negara telah merekatkan Indonesia yang beranekaragam budaya, suku, dan bahasa. Bila ada perbedaan pendapat, baiknya disampaikan dengan cara-cara yang santun.

    ”Jika kita mau menyampaikan pendapat, tidak perlu sampai mengeluarkan kata-kata kasar, menyuarakan pendapat boleh tapi yang santai saja, tidak perlu kasar. Maka inilah tugas kalian sebagai agen perdamaian untuk mengisi dunia maya dengan konten-konten yang menyejukkan,” ucapnya.

    Regenerasi Duta Damai dunia maya regional Jateng diikuti 53 peserta, sebanyak 36 anggota baru Duta Damai yang mengikuti pelatihan memiliki keahlian di bidang IT, blogger, dan desain komunikasi visual. Sedangkan, 17 anggota Duta Damai telah dibentuk pada 2017.

    Selama empat hari mereka digembleng oleh tim mentor dari Pusat Media Damai (PMD) BNPT dengan dibekali pengetahuan terkait narasi-narasi perdamaian. Dengan begitu, mereka bisa menghasilkan produk-produk untuk disebarkan melalui dunia maya.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id