Kemenkes: Nihil Laporan Gejala Berat Usai Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

    Fachri Audhia Hafiez - 21 Februari 2021 20:31 WIB
    Kemenkes: Nihil Laporan Gejala Berat Usai Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tidak ada laporan efek samping serius terhadap tenaga kesehatan (nakes) setelah divaksinasi covid-19 dosis kedua. Kejadian ikut pasca imunisasi (KIPI) juga tidak mengkhawatirkan.

    "Semua gejala ataupun laporan KIPI semua sangat ringan tidak ada yang berat ya," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kepada Medcom.id, Minggu, 21 Februari 2021.






    KIPI merupakan kejadian medis yang tidak diinginkan atau berhubungan dengan vaksinasi. Namun, kondisi ini berbeda-beda pada setiap tubuh manusia dalam merespons vaksin covid-19.

    Baca: 7.093 Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan ke Tenaga Kesehatan

    Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) dalam penelitiannya mencatat sejumlah efek samping lokal dan sistemik dari vaksin Sinovac. Efek samping lokal berupa nyeri, kemerahan, pembengkakan, dan iritasi. Sedangkan, efek samping sistemik tubuh akan merasakan nyeri otot, kelelahan, dan demam.

    Pemberian dosis kedua pada nakes dilakukan rentang waktu 14 hari sejak pemberian dosis pertama. Sedangkan dosis kedua pada masyarakat lanjut usia (lansia) memiliki rentang waktu penyuntikan 28 hari. Pemberian vaksin dosis kedua untuk mengoptimalkan pembentukan antibodi.

    Sementara itu, total tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin covid-19 dosis kedua per Minggu, 21 Februari 2021, sebanyak 736.710 orang. Sedangkan, nakes yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 1.227.918.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id