Kasus Covid-19 di 126 Wilayah Naik Buntut Klaster Sekolah dan Takziah

    Irvan sihombing - 16 November 2021 01:08 WIB
    Kasus Covid-19 di 126 Wilayah Naik Buntut Klaster Sekolah dan Takziah
    Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: BPMI Setwapres



    Jakarta: Sebanyak 126 kabupaten/kota mengalami peningkatan kasus covid-19. Mayoritas penularan virus korona itu akibat klaster sekolah dan takziah atau melayat kerabat yang meninggal.

    "Kita sudah melakukan pendalaman, sebagian besar kenaikannya disebabkan karena adanya kasus positif di sekolah dan takziah," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Senin, 15 November 2021. 

     



    Budi bahkan mengatakan ada daerah yang jumlah penderita covid-19 naik selama tiga minggu berturut-turut. Terkait klaster sekolah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menggandeng Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

    Baca: Menkes: Obat Covid-19 Molnupiravir Siap Digunakan Tahun Depan

    Kemendikbudristek diharap meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) di sekolah. Konsolidasi dengan Mendikbud Nadiem Makarim segera dilakukan. 

    "Rencananya minggu-minggu ini sudah bisa diselesaikan bagaimana bisa tatap muka tapi dengan surveilans yang aktif dan proaktif," ungkap Menkes.

    Budi Gunadi juga mengingatkan kembali potensi melonjaknya kasus covid-19 menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Masyarakat diminta berhati-hati meski tren kasus di banyak wilayah menurun.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam rapat terbatas meminta kepada jajarannya mengawasi ketat sekolah. Hal itu untuk mencegah penyebaran covid-19 saat pembelajaran tatap muka.

    Di sisi lain, setidaknya 21 orang di Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Bantul, DI Yogyakarta, terkonfirmasi menderita covid-19. Mereka tertular usai menghadiri pemakaman salah seorang pasien yang meninggal dengan kondisi positif korona pada 2 Oktober 2021.

    Sementara itu, sejumlah murid Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, juga terkonfirmasi mengidap covid-19. Mereka tertular lantaran seorang guru nekat mengajar walaupun dinyatakan positif korona pada akhir Oktober 2021.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id