Negara Lain Gencar Vaksinasi Booster, Asosiasi Epidemiolog: 2 Dosis Masih Relevan

    MetroTV - 24 November 2021 12:15 WIB
    Negara Lain Gencar Vaksinasi <i>Booster</i>, Asosiasi Epidemiolog: 2 Dosis Masih Relevan
    Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane (kanan). Metro TV



    Jakarta: Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengimbau pemerintah segera meniru sejumlah negara yang memulai vaksinasi dosis ketiga. Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane menyebut booster vaksin belum dibutuhkan untuk masyarakat umum.

    "Yang dua kali dosis vaksin masih relevan sampai saat ini karena World Health Organization (WHO) belum membuat interim terkait booster," kata Masdalina dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Rabu, 24 November 2021.

     



    Vaksinasi dua dosis vaksin tetap menjadi acuan hingga 70 persen warga Indonesia telah menerima vaksin lengkap. Karena itu, Indonesia masih belum perlu mengikuti jejak sejumlah negara yang mulai membagikan booster vaksin covid-19 bagi masyarakat umum.

    Baca: Epidemiolog: Negara Maju Sudah Mulai Vaksinasi Booster bagi Lansia

    Amerika Serikat telah melakukan vaksinasi booster untuk warga umum. Karena tingkat vaksinasi yang tinggi, Amerika mulai melonggarkan protokol kesehatan.

    Salah satunya, persyaratan karantina. Warga yang baru datang dari luar negeri diwajibkan melakukan karantina tujuh hari. Namun, prosesnya tidak lagi dikelola negara.

    "Sementara di Indonesia, masa 7-8 hari menurut kami masa yang baik untuk proses karantina," kata dia. (Mentari Puspadini)

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id