comscore

Satgas Covid-19: PCR di Gerbang Internasional Dapat Mendeteksi Omicron

Antara - 07 Desember 2021 18:08 WIB
Satgas Covid-19: PCR di Gerbang Internasional Dapat Mendeteksi Omicron
MGN Summit Indonesia 2021: Publick Heath-Vaccine What to Expect varian baru virus covid-19. (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Jakarta: Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memastikan pemerintah terus berupaya megantisipasi masuknya varian covid-19 Omricon ke Tanah Air. Sebanyak enam gerbang masuk internasional bahkan sudah menggunakan alat tes PCR yang dapat mendeteksi varian tersebut.

"Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pengetesan sudah diteruskan di enam gerbang kedatangan warga negara asing (WNA) di mana setiap lab memiliki kemampuan mengetes 500 sampai 600 sampel setiap hari," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021.
Pemerintah membatasi masuknya pelaku perjalanan internasional yang pernah singgah di negara-negara mengonfirmasi keberadaan varian Omicron. Seperti, Afrika Selatan, Bozwana, Hong Kong, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambik, Namibia, Eswatini, dan Lesotho.

Warga negara Indonesia (WNI) yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan atau singgah di negara-negara tersebut wajib melakukan karantina selama 14 hari. Termasuk melakukan tes covid-19 pada hari pertama serta hari ke-13.

WNA dan WNI yang melakukan perjalanan atau transit di negara-negara yang belum terkonfirmasi covid-19 varian Omicron diperbolehkan masuk Indonesia. Dengan catatan wajib melaksanakan karantina selama 10 hari dan melakukan tes pada hari pertama dan ke-9.

Pemerintah menetapkan pengecualian pembatasan sementara bagi WNA dari negara yang memiliki skema perjanjian bilateral dengan Indonesia, pemegang diplomatic and service VISA, pemegang Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), serta WNA setara menteri ke atas.

"WNA yang masuk melalui skema perjanjian diplomatik tidak wajib melakukan karantina, tetapi dia akan dimonitor lebih lanjut dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," katanya.

Baca: Prokes dan Percepatan Vaksinasi Jadi Tameng Varian Omicron

Pemerintah akan melaksanakan upaya terbaik untuk menjaga hubungan baik dengan negara lain saat kasus covid-19 di beberapa negara mengalami peningkatan lantaran penyebaran varian Omicron.

"Selama kondisi yang menguji ini, yang sayangnya sudah berjalan hampir dua tahun, Indonesia percaya semua negara harus meletakkan lebih banyak penekanan pada upaya bersama untuk saling menolong," ucapnya.

WNA dan WNI yang mesti melakukan karantina akan diarahkan ke Wisma Atlet Pademangan atau Pasar Rumput yang berkapasitas 3.700 kamar dan ke 70 hotel di Indonesia. Ruangan karantina dipastikan mencukupi.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id