Metro Pagi Primetime

    Hacker Tiongkok Diduga Bobol Jaringan 10 Kementerian, Pemerintah Harus Bergerak!

    MetroTV - 16 September 2021 10:39 WIB
    <i>Hacker</i> Tiongkok Diduga Bobol Jaringan 10 Kementerian, Pemerintah Harus Bergerak!
    Pakar IT bidang Ahli Forensik Digital, Ruby Alamsyah menyatakan, pemerintah harus melakukan mitigasi terkait dugaan ini. Metro TV



    Jakarta: Peretas asal Tiongkok diduga menembus jaringan internal 10 kementerian dan lembaga di Indonesia, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN). Pakar IT bidang Ahli Forensik Digital, Ruby Alamsyah menyatakan, pemerintah harus melakukan mitigasi terkait dugaan ini.

    Penyusupan ini disebut berkaitan dengan Mustang Panda, kelompok peretas asal Tiongkok yang biasa melakukan aktivitas mata-mata di dunia maya. Hal ini mencuat melalui laporan terbaru The Record Insikt Group. 

     



    “Lakukan pengecekan audit secara forensik seluruh jejak digital yang ada di sistem mereka yang diduga diinformasikan media ini,” kata Ruby dalam tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV pada Kamis, 16 September 2021.

    Ruby menjelaskan kebenaran informasi dari media tersebut belum dapat dipastikan. Seharusnya, kelompok peneliti keamanan internet milik media internasional ini menyampaikan proof of concept (POC) di dalam IT Security Paper.

    “POC belum pernah ditampilkan oleh media tersebut. Kalau terjadi kebocoran data, biasanya datanya dijual dan datanya ditampilkan,” jelas Ruby.

    Ruby menerangkan, sejumlah pihak terkait yang menerima informasi melalui email dapat membuktikan kebenaran peretasan ini. Teknik para peretas disebut tergolong tidak terlalu advance seperti Advanced Persistent Threat (APT) .

    “Mungkin hanya individual untuk mengakses, tapi kalau mereka hanya menyebutkan teknik malware yang umum seperti tadi. Sehingga risikonya belum terlalu tinggi,” terangnya. (Nadia Ayu)


    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id