Populer Nasional: Elektabilitas Prabowo Stagnan Hingga Kapasitas Perawatan Ditingkatkan

    Yogi Bayu Aji - 14 Juni 2021 07:38 WIB
    Populer Nasional: Elektabilitas Prabowo Stagnan Hingga Kapasitas Perawatan Ditingkatkan
    Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Antara/Irfan Maulana



    Jakarta: Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto cenderung stagnan selama enam tahun terakhir. Perolehan dukungan Prabowo tercatat berkisar 20 persen.
     
    "Elektabilitas Prabowo tidak banyak berubah signifikan," kata Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad dalam rilis survei 'Partai Politik dan Calon Presiden: Sikap Pemilih Pasca-2 Tahun Pemilu 2019,' Minggu, 13 Juni 2021.
     
    Menurut Saidiman, dukungan kepada Prabowo yang cenderung stagnan terlihat pada jajak pendapat pertanyaan semi terbuka pilihan presiden dari SMRC. Data ini menilik pada penelitian Oktober 2015 hingga Mei 2021.

    Pada Oktober 2015, perolehan dukungan Prabowo sekitar 20,3 persen. Setelah itu, perolehan dukungan pada Prabowo berfluktuasi.

     



    Baca: Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Stagnan Enam Tahun Terakhir

    Artikel terkait elektabilitas Prabowo menjadi berita terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id. Isu lain yang disorot pembaca, yakni soal pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

    Polda Metro Jaya gencar menangkap pelaku pungli di Tanjung Priok. Polisi salah satunya membekuk supervisor operator crane JICT.
     
    “Satu orang kami telah tangkap,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis kepada Media Indonesia, Minggu, 13 Juni 2021.
     
    Total, polisi telah menangkap 50 orang. Putu menyebut pihaknya menangkap pelaku pungli di sekitar Depo Dwipa, Depo Fortune, Arteri NPCT1, dan Cilincing.

    Berita terkait covid-19 juga masih menarik perhatian warganet. Kasus covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat sepekan terakhir. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI per Sabtu, 12 Juni 2021, positivity rate di Jakarta mencapai 15,2 persen.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI, Dwi Oktavia, berencana menambah tempat tidur isolasi dan ICU covid-19. Penambahan sebenarnya sudah dilakukan sejak Februari 2021, saat kasus di Jakarta melonjak pascalibur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
     
    Pada Februari 2021, kata Dwi, jumlah tempat tidur ICU di 106 RS rujukan covid-19 Jakarta mencapai 1.150. Saat ini, jumlah tempat tidur ICU di Jakarta mencapai 1.059 unit.

    "Nah, saat ini kita kembali akan lakukan peningkatan kapasitas itu supaya support system kesehatan mendukung peningkatan kasusnya," kata Dwi, Minggu, 13 Juni 2021.

    Berita terkait calon presiden (capres) 2024 hingga covid-19 masih terus diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan berita terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id