Pegawai Gelar Aksi Duka Revisi UU KPK

    Juven Martua Sitompul - 17 September 2019 21:36 WIB
    Pegawai Gelar Aksi Duka Revisi UU KPK
    Aksi Duka Pegawai KPK. Foto: Medcom.id/Juven Martua
    Jakarta: Ratusan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan masyarakat menggelar aksi ‘renungan malam duka’ di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 17 September 2019. Aksi ini sebagai bentuk protes atas disahkannya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

    Para peserta aksi dari pegawai hingga koalisi masyarakat anti korupsi menyampaikan orasi. Salah satunya, Ketua YLBHI Asfinawati.

    “Malam inikita semua berduka, kita sudah mendengar bahwa gedung di belakang ini (KPK) bukan lagi akan menjadi benteng terakhir pemberantasan korupsi,” kata Asfinawati.

    Para pegawai kompak mengenakan masker dan mengibarkan bendera kuning sebagai simbol kematian KPK. Mereka juga melakukan aksi teatrikal dengan mengangkat keranda mayat dibalut kain hitam.

    Aksi dilanjutkan dengan menyorot logo KPK dengan laser. Hal ini sebagai simbol bahwa KPK menjadi bidikan pihak-pihak yang ingin pemberantasan korupsi lemah.

    Dia mengaku keprihatinan atas pengesahan revisi UU KPK yang dinilai melemahkan komisi antirasuah. Menurutnya, KPK sebagai benteng terakhir pemberantasan korupsi digembosi dari berbagai penjuru. 

    Asfinawati menegaskan aksi ini bukan hanya untuk membela KPK dan pegawai melainkan pemberantasan korupsi di Indonesia. “Karena itu bapak ibu adalah salah mengatakan kita membela KPK, apalagi membela para pekerja di KPK. Tentu saja kita mendukung mereka tetapi sesungguhnya yang kita bukan lembaga, orang, yang kira bela adalah nilai. Yang kita bela adalah pemberantasan korupsi,” katanya.

    Hal senada juga diungkapkan perwakilan pegawai KPK Sutarno Bintoro. Dia mengaku sedih Jokowi dan DPR mengesahkan revisi UU KPK.  

    “Ini rasa duka yang amat dalam yang saya pernah alami. Pak Jokowi, saat bapak maju Pilkada DKI saya yang mendampingi bapak. Para wakil rakyat yang saya banggakan meskipun sangat mengecewakan,” kata Sutarno.




    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id