Puting Beliung Bencana Paling Banyak Terjadi Sepanjang 2019

    Theofilus Ifan Sucipto - 30 Desember 2019 11:26 WIB
    Puting Beliung Bencana Paling Banyak Terjadi Sepanjang 2019
    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin 30 Desember 2019. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
    Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Indonesia diterjang 3.768 bencana alam dari awal Januari hingga 27 Desember 2019. Puting beliung menjadi bencana paling banyak terjadi sepanjang 2019. 

    "Banjir, longsor, dan puting beliung masih mendominasi bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin 30 Desember 2019.

    Agus memerinci kasus puting beliung mencapai 1.370 peristiwa. Angka itu disusul banjir sebanyak 764 peristiwa dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 746 peristiwa.

    Selain itu, tanah longsor terjadi sebanyak 710 peristiwa dan kekeringan sebanyak 130 peristiwa. Gempa bumi, lanjut Agus, terjadi 30 kali dan diikuti gelombang pasang dan abrasi sebanyak 18 kali.

    "Peristiwa terakhir adalah erupsi gunung api sebanyak tujuh kali," ungkap Agus. 

    Agus menjelaskan sebanyak 3.731 peristiwa atau 99 persen kejadian merupakan bencana hidrometeorologi. Sedangkan satu persen sisanya atau 37 peristiwa merupakan bencana geologi. 

    "Meskipun hanya satu persen, namun dampak bencana geologi besar khususnya gempa bumi," tutur Agus. 

    Berdasarkan data yang dikumpulkan BNPB sepanjang 2019, sebanyak 478 orang meninggal dan 109 orang hilang akibat bencana. Sedangkan 3.419 orang luka-luka dan 6,1 juta orang mengungsi serta 73.247 unit rumah rusak.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id