• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Identifikasi Korban Lion Tak ada Tenggat Waktu

Lukman Diah Sari - 09 November 2018 17:02 wib
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Jakarta: Sebanyak 194 kantong jenazah korban jatuhnya Lion Air PK-LQP diserahkan tim SAR gabungan, ke DVI Polri. Sebanyak 169 bagian tubuh saat ini masih diidentifikasi tim DVI.

"DVI bekerja sepanjang body part itu terus dikirim dari tim SAR. Pasti akan terus ditangani. Kecuali tidak ada lagi yang dikirim, itu berarti stop untuk DVI," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 9 November 2018.

Kalaupun dihentikan, kata Dedi, kelak tim DVI bersama pihak Lion Air akan mengajukan ke Kementerain Hukum dan HAM dengan menyertakan manifes penumpang. Kemudian, Kementerian Hukum dan HAM bakal menunjuk pengadilan untuk membuat putusan.

"Bahwa sekian orang korban kecelakaan Lion Air tidak diidentifikasi. Tapi berdasarkan manifest dan keterangan keluarga yang bersangkutan adalah korban, maka diputuskan meninggal karena kecelakaan," paparnya.

Baca: Polisi Terima 194 Kantong Jenazah Lion Air PK-LQP

Putusan itu, kata Dedi, sebagai dasar administrasi pihak keluarga untuk mengurus administrasi yang berkaitan dengan korban. Seperti asuransi dan administrasi lainnya yang dibutuhkan keluarga.


(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.