Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Kominfo: PIP Tak Boleh Lengah

    Achmad Zulfikar Fazli - 27 November 2021 15:27 WIB
    Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Kominfo: PIP Tak Boleh Lengah
    Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hasyim Gautama, dalam Bimbingan Teknis PIP Rekrutmen 2017-2019. Dok. Istimewa



    Jakarta: Penyuluh Informasi Publik (PIP) diimbau tetap berkomitmen menjadi lini terdepan penanggulangan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. PIP juga diharapkan menyebarkan informasi soal potensi gelombang ketiga covid-19.

    Hal itu disampaikan Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hasyim Gautama, dalam Bimbingan Teknis PIP Rekrutmen 2017-2019 di Palembang. Menurut dia, upaya ini sejalan dengan langkah pemerintah untuk mengurangi atau pun mencegah risiko terjadinya gelombang ketiga covid-19 di akhir tahun.

     



    “Kita tidak boleh lengah untuk mencegah supaya potensi itu (gelombang ketiga covid-19) tidak terjadi,” ujar Hasyim dalam keterangan tertulis, Sabtu, 27 November 2021.

    Hasyim mendorong PIP untuk lebih sering melakukan diseminasi, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pasalnya, libur Nataru menjadi salah satu faktor penentu apakah Indonesia akan terlepas dari gelombang ketiga covid-19 atau tidak.

    “Kita mengharapkan PIP yang langsung bertemu tatap muka dengan masyarakat untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan,” kata Hasyim.

    Hal senada disampaikan Tenaga Ahli Bidang Literasi Digital dan Tata Kelola Internet pada Kominfo, Donny Budi Utoyo. Donny menyampaikan secara statistik dalam dua tahun terakhir, kasus covid-19 di Tanah Air selalu melonjak tinggi seusai liburan panjang.

    Dia menekankan tidak ada hoaks terkait gelombang ketiga covid-19. Sebab, secara statistik sudah terbukti, bahkan beberapa negara kembali melakukan lockdown.

    "Yang bisa kita lakukan adalah mencegahnya (gelombang ketiga covid-19),” ujar Donny.

    Baca: Indonesia Bebas Gelombang Ketiga Covid-19 Bila Disiplin Prokes

    Sementara itu, Epidemiolog Kesehatan Muda Kelompok Substansi Imunisasi Kementerian Kesehatan, Devi Ani Siska, mengatakan tingkat penularan covid-19 di Indonesia sudah menurun jauh. Namun, masyarakat diharapkan tetap waspada.

    Pemerintah terus mempercepat program vaksinasi covid-19. Jika melihat tren harian, Indonesia pernah memberikan hingga 2 juta dosis vaksin per hari.

    Namun, lanjut Devi, akhir-akhir ini laju vaksinasi menurun, terutama di daerah. Padahal menjelang akhir tahun ini persediaan vaksin cukup banyak.

    “Untuk itu kita membutuhkan bantuan kepada Bapak Ibu PIP, bagaimana caranya agar daerah-daerah ini kita tingkatkan cakupan pemberian vaksinnya supaya bisa sama dengan daerah lain,” jelas Devi.

    Kominfo turut mengapresiasi kinerja PIP yang mencapai pemerataan persebaran di 34 provinsi. Lebih dari separuh kabupaten kota dan 15 ribu lebih masyarakat di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) sudah terjangkau informasi melalui PIP.

    PIP dinilai tak hanya menyampaikan pesan seputar pandemi dan pemulihan ekonomi nasional. Mereka juga memberikan pesan-pesan lain yang positif bagi masyarakat.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id