Moeldoko: Pengembangan Bandara Lombok Rampung sebelum MotoGP Dimulai

    Nur Azizah - 08 Juni 2021 11:19 WIB
    Moeldoko: Pengembangan Bandara Lombok Rampung sebelum MotoGP Dimulai
    Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: MI



    Jakarta: Bandar Udara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, siap menyambut perhelatan Superbike dan MotoGP di Indonesia. Bandara yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini bahkan disebut siap beroperasi sebelum perhelatan MotoGP dilaksanakan.

    "Kami akan kawal timeline dan target penyelesaiannya," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

     



    Moeldoko mengatakan KSP rutin memantau, mengevaluasi, serta memverifikasi lapangan sejak Oktober 2020. Pengawasan ini dilakukan lantaran proyek tersebut masuk dalam PSN sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

    "Bandara ini membawa nama baik negara. Karena bandara ini merupakan pintu gerbang utama Indonesia dalam menyambut kedatangan wisatawan mancanegara," tegasnya.

    KSP telah berkoordinasi dengan Angkasa Pura I dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) terkait jalan bypass Bandara Internasional Lombok–Mandalika. Pembangunan bypass sepanjang 17,3 kilometer akan meningkatkan jaringan jalan pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika-Lombok.

    Baca: Sirkuit Mandalika jadi Motivasi Rossi Ogah Pensiun

    Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura Faik Fahmi mengatakan pengembangan bandara ini dilakukan untuk mendukung penuh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Kawasan ini menjadi lokasi penyelenggaraan Supebike dan MotoGP serta pengembangan pariwisata Lombok dan NTB secara umum.

    "Dengan pengembangan ini, nantinya kapasitas terminal Bandara Internasional Lombok akan menjadi dua kali lipat dari yang ada saat ini, dari 3,25 juta penumpang per tahun menjadi 7 juta penumpang per tahun," ujar Fahmi.

    Proyek pengembangan Bandara Internasional Lombok ini menelan investasi sekitar Rp1 triliun. Anggaran itu digunakan untuk memperluas terminal dan fasilitas penunjangnya serta merenovasi terminal eksisting.

    "Kami juga memperpanjang dan meningkatkan daya dukung landas pacu (runway), memperluas apron sisi barat, mengembangkan fasilitas kargo, serta memperluas area parkir penumpang dan penataan pengunjung bandara," ucap Fahmi.

    Runway Bandara Internasional Lombok saat ini sedang diperpanjang dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter. Daya dukung runway juga ditingkatkan agar mampu mendukung operasional pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 777 dan pesawat kargo logistik MotoGP. Nantinya, area parkir mempu menampung 18 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id