Waspada Happy Hypoxia Akibat Covid-19, Berikut Ciri-cirinya

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 September 2020 12:47 WIB
    Waspada Happy Hypoxia Akibat Covid-19, Berikut Ciri-cirinya
    Dokter spesialis paru, Erlina Burhan. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Masyarakat diminta mewaspadai fenomena happy hypoxia akibat virus korona (covid-19). Fenomena itu terjadi saat tubuh kekurangan oksigen namun otak tidak merespons.

    Happy hypoxia tidak terdapat pada OTG (orang tanpa gejala), tapi pada orang bergejala (covid-19),” kata dokter spesialis paru, Erlina Burhan, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 16 September 2020.

    Erlina menuturkan kadar oksigen normal pada manusia sebesar 95 hingga 100 persen. Otak akan memerintahkan tubuh mengambil oksigen sebanyak-banyaknya bila oksigen di bawah 95 persen. Salah satunya, bernapas dengan cepat sehingga terjadi sesak napas.

    Happy hypoxia, kata Erlina, tidak menyebabkan seseorang sesak napas. Pasalnya, ada kerusakan saraf yang mengantar sensor sesak ke otak sehingga otak tidak merespons.

    “Gejalanya harus diwaspadai. Kalau happy hypoxia terjadi cukup lama, kesadaran pasien menurun dan fatal akibatnya,” tutur dia.

    Gejala happy hypoxia yakni batuk terus-menerus dan kondisi tubuh melemah. Masyarakat juga bisa mendeteksi berdasarkan warna bibir dan ujung jari.

    “Kalau warna bibir atau ujung jari membiru artinya saturasi oksigen menurun,” ujar Erlina.

    Erlina mengingatkan bila sudah ada tanda-tanda seperti itu sebaiknya segera ke rumah sakit. Sebab, satu-satunya pengobatan happy hypoxia ialah memasukkan oksigen ke dalam tubuh.

    “Jangan tunggu sesak, karena happy hypoxia tidak ada sesak. Jangan sampai terlambat,” tegas dia.

    (Baca: Cara Meningkatkan Kesehatan Paru untuk Melawan Happy Hypoxia)

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id