PT DI Siap Penuhi Target Alusista Indonesia

    Ilham wibowo - 11 Februari 2016 19:26 WIB
    PT DI Siap Penuhi Target Alusista Indonesia
    Pekerja PT Dirgantara Indonesia tengah bekerja memperbaiki pesawat di salah satu hanggar PT DI, Kamis (11/2/2016). MTVN/Ilham Wibowo.
    medcom.id, Bandung: PT Dirgantara Indonesia (PTDI) siap memenuhi target pemenuhan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) Indonesia. PT DI juga menjalin kerja sama dengan mitra kerja lain untuk mengembangkan berbagai material komponen pesawat terbang.

    Direktur Utama PT DI Budi Santoso mengatakan, selama ini PT DI selalu siap mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan target di bidang pertahanan. Apalagi, saat ini Kementerian Pertahanan dan TNI sedang berupaya mengembangkan kemampuan Minimum Esensial Force (MEF) guna memodernisasi alutsista Indonesia.

    "PT DI sebagai produsen alutsista berupaya keras membuktikan komitmennya untuk memenuhi pesanan sesuai jadwal yang sudah direncanakan dan disepakati bersama," kata Budi di kompleks perkantoran PT DI, Jalan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/2/2016).

    Budi menambahkan, PT. DI telah menyerahkan sembilan unit pesawat jenis CN 295 kepada TNI untuk memenuhi kebutuhan pesawat transportasi menengah. Tak hanya itu, pesawat jenis CN 235 yang menjadi andalan PT DI juga akan memperkuat alutsista dalam negeri.

    "CN 235 telah dikirimkan sebanyak 12 unit. Sementara pesawat NC 212 PT. DI sampai dengan saat ini telah menyerahkan sebanyak 32 unit kepada TNI," tuturnya.

    Selain pesawat sayap tetap (fixed wing) PT DI telah menyerahkan 31 unit helikopter jenis Bell 412 EP kepada TNI tahun lalu. "14 unit Bell 412 SP dan 36 unit Helikopter jenis NBOlOS juga telah diserahkan," jelasnya.

    Sebanyak 13 unit Helikopter jenis Super Puma NAS 332 juga telah diserahkan kepada TNI sepanjang tahun 2015. Badan Usaha Milik Negara yang berdiri tahun 1976 ini juga akan memenuhi enam unit Helikopter Cougar EC 725 yang dipesan TNI Angkatan Udara. Enam helikopter itu akan diserahkan 2017. 

    "Untuk semua pesawat yang diserahkan ke Kementerian Pertahanan dan TNI, PT DI menjamin kelaikan terbangnya (service abilitynya) sesuai dengan persyaratan pengguna dan regulasi pemerintah untuk pesawat militer," paparnya.

    Kekuatan alutsista Republik Indonesia 50 tahun lalu sangat disegani di kawasan Asia Tenggara. Budi mengatakan, kini saatnya kekuatan dirgantara Republik Indonesia bangkit kembali.

    "Bagi PT DI ini merupakan peluang besar untuk menunjukkan hasil karya anak bangsa dalam melengkapi alutsista dalam negeri," kata Budi.




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id