13,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan

    Fachri Audhia Hafiez - 09 April 2021 00:17 WIB
    13,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan
    Vaksinasi. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama



    Jakarta: Jumlah masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin covid-19 terus meningkat. Sebanyak 13.975.000 dosis vaksin pertama dan kedua telah diterima ke warga.

    "Jumlah yang disuntik dosis pertama bertambah sebanyak 122.052 orang. Total jadi 9.309.809 orang," tulis data yang tertera pada laman resmi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Covid19.go.id, Kamis, 8 April 2021.






    Sementara itu, penyuntikan dosis kedua lebih sedikit dibandingkan dosis pertama. Sebanyak 177.611 mendapatkan penyuntikan vaksin covid-19 dosis kedua.

    "Total yang sudah disuntik vaksin covid-19 dosis kedua sebanyak 4.665.191 orang," bunyi keterangan tersebut.

    Baca: Vaksin Masih Langka, Vaksinasi Guru Belum Bisa Tancap Gas

    Indonesia menargetkan penyuntikan vaksin covid-19 untuk 181,5 juta jiwa. Program ini diawali penyuntikan kelompok prioritas pertama, yakni tenaga kesehatan dengan total sasaran 1.468.764 orang.

    Sasaran kedua ialah petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia (lansia). Pemerintah menargetkan 40.349.051 orang menerima vaksin hingga Juni 2021.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tren penyuntikan vaksin covid-19 kembali ditingkatkan pada Mei 2021. Pada April 2021, vaksinasi terhambat imbas embargo vaksin dari India.

    "Pada Mei (2021) kita harus akselerasi penyuntikan dosis," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Kamis, 8 April 2021.

    Menurut Nadia, target penyuntikan vaksin Mei 2021 akan disesuaikan dengan jumlah stok yang tersedia. Rencananya, 16 juta vaksin yang diproduksi PT Bio Farma segera tersedia.

    Vaksin buatan PT Bio Farma berasal dari bulk vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech. Bahan baku pembuatan vaksin itu didatangkan pada Kamis, 26 Maret 2021.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id