MA Cari Celah Hukum Jerat LGBT di Lingkungan TNI

    Medcom - 14 Oktober 2020 11:55 WIB
    MA Cari Celah Hukum Jerat LGBT di Lingkungan TNI
    Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan
    Jakarta: Kamar Militer Mahkamah Agung tengah mencari celah hukum untuk menjerat perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di lingkungan TNI. Pasalnya, saat ini penyimpangan seksual itu belum bisa dijerat hukum.

    "Celakanya, diputus di Peradilan Militer, dibebaskan. Dasarnya bahwa KUHP belum mengatur persoalan LGBT," kata Ketua Kamar Militer Mayjen (Purn) Mahkamah Agung Burhan Dahlan saat berbicara dalam acara Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial pada Lingkungan Peradilan Seluruh Indonesia, Senin, 12 Oktober 2020.

    Acara itu diunggah di saluran Youtube milik Mahkamah Agung secara streaming dengan total waktu 8 jam 23 menit dan 12 detik. Hingga Rabu, 14 Oktober 2020 pukul 11.08 WIB, video ini sudah ditonton sebanyak 17.531 pengguna.

    Burhan mengatakan Peradilan Militer menyidangkan sejumlah anggota TNI yang terbukti sebagai pelaku LGBT. Namun, sebagian besar dibebaskan. Alasannya, KUHP belum mengatur persoalan tersebut.

    Namun, bagi institusi TNI, perilaku itu justru disebut kesalahan besar. Ia bahkan diminta khusus markas besar TNI Angkatan Darat untuk mengatur rinci persoalan hukum terhadap pelaku LGBT.

    "Institusi TNI itu mengemban tugas pertahanan negara. Kalau dalam pelaksanaan tugas, personel prajuritnya itu menyimpang, bagaimana tugas pokok pertahanan negara bisa dilakukan. Bagaimana tugas satuan bisa dilakukan apabila mental prajuritnya terbentuk dari sikap yang seperti itu," kata Burhan.

    Sikap Burhan ini mengacu pada hasil pembicaraannya dengan jajaran di mabes TNI AD. Melalui Burhan, TNI AD meminta MA untuk memikirkan jerat hukum yang pas untuk prajurit yang berperilaku LGBT.

    "Tolong pikirkan Pak Burhan, bagaimana agar prajurit ini bisa kita tindak dengan tegas," kata Burhan mengutip pembicaraannya dengan jajaran TNI AD.

    Baca: MA: Ada Kelompok Persatuan LGBT TNI/Polri

    Kamar Militer MA mengungkapkan fenomena baru di lingkungan TNI dan Polri. Burhan menemukan fakta bahwa ada kelompok-kelompok baru di lingkungan pertahanan dan keamanan negara ini.

    "Sudah ada kelompok-kelompok baru, kelompok persatuan LGBT TNI/Polri. Pimpinannya sersan dan anggotanya ada yang letkol," kata Burhan.

    (UWA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id