Terdapat Awan Kumulonimbus Saat Insiden Sriwijaya SJ-182

    Anggi Tondi Martaon - 03 Februari 2021 18:30 WIB
    Terdapat Awan Kumulonimbus Saat Insiden Sriwijaya SJ-182
    Suasana evakuasi korban Sriwijaya Air SJ-182. MI/Susanto



    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan kondisi cuaca saat Sriwijaya Air SJ-182 mengalami kecelakaan. Salah satunya, kondisi langit sekitar Jakarta menjelang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 akan mengudara.

    "Kondisi cuaca sebelum dan saat take off terdapat awan CB (kumulonimbus) di atas Jakarta," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021.






    Dia menjelaskan paparan awan kumulonimbus berada di jalur penerbangan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak. Awan berukuran besar tersebut membetang di atas Pulau Jawa bagian barat.

    "Kemudian bergerak ke arah tenggara (Pulau Jawa)," kata dia.

    Menurut dia, tidak ada data potensi butiran es di mesin pesawat pada ketinggian 11 ribu kaki yang dilalui oleh pesawat Sriwijaya SJ-182. Potensi icing hanya ada di ketinggian 16-27 ribu kaki berdasarkan pantauan radiosonde pada 7-9 Januari 2021.

    Baca: Investigasi Sriwijaya SJ-182 Tunggu Hasil Pemeriksaan di Amerika dan Inggris

    Dwikora menjelaskan kondisi cuaca di sekitar Bandara Soekarno-Hatta sempat memburuk menjelang pesawat mengudara pada pukul 13.11 WIB. Hal itu kemudian membuat maskapai menunda penerbangan menjadi 14.37 WIB.

    Adapun kondisi cuaca di sekitar bandara, yaitu hujan dengan intensistas rendah disertai badai petir. Kondisi cuaca dan jarak pandang membaik menjelang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 mengudara.

    "Kemudian jam 14.36 WIB kondisi cuaca mulai membaik sehingga pesawat diiizinkan take off namun 4 menit berselang dilaporkan lost contact," ujar dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id