Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada 42 Korban Sriwijaya

    Theofilus Ifan Sucipto - 22 Januari 2021 11:26 WIB
    Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada 42 Korban Sriwijaya
    Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182. MI/Ramdani



    Jakarta: PT Jasa Raharja (Persero) telah menyerahkan santunan kepada 42 dari 47 korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 teridentifikasi. Santunan diberikan kepada keluarga atau ahli waris korban.

    "Jasa Raharja telah melakukan penyerahan santuan sebanyak 42 korban," kata Kepala Divisi TIK (Teknologi Informasi Komputer) Jasa Raharja, Tri Haryanto, di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat, 22 Januari 2021.






    Tri mengatakan penyerahan santunan tersebar di 22 kabupaten/kota dari 12 provinsi. Namun, masih ada lima keluarga korban yang belum menerima santunan.

    "Insyallah kami akan selesaikan secepatnya dan menunggu dari hasil DVI Polri," ujar dia.

    Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi 47 jenazah penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu. Sebagian jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga.
     
    "Keseluruhan korban yang diserahkan sebanyak 35 korban," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 21 Januari 2021.

    Baca: Tim DVI Terima 325 Kantong Jenazah dan 274 Kantong Properti

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

    Operasi pencarian resmi dihentikan pada Kamis, 21 Januari 2021. Tim pencari bekerja selama 13 hari sejak Sabtu, 9 Januari 2021. Durasi pencarian terdiri dari tujuh hari sesuai ketentuan, dan perpanjangan dua kali tiga hari.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id