BNPB Ingatkan Longsor Masih Berpotensi Terjadi di Sumedang

    Fachri Audhia Hafiez - 17 Januari 2021 18:00 WIB
    BNPB Ingatkan Longsor Masih Berpotensi Terjadi di Sumedang
    Anggota tim SAR gabungan tengah melakukan upaya penyelamatan pascalongsor di Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 16 Januari 2021. ANTARA/HO-Humas BNPB



    Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di sekitar lokasi terdampak longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tetap waspada. Pasalnya, longsor masih berpotensi terjadi di kawasan tersebut.

    "(Longsor) bisa terjadi lagi, kalau ada curah hujan tinggi," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam konferensi televideo, Minggu, 17 Januari 2021.




    Raditya menyebut longsor dapat dipicu curah hujan yang tinggi akibat fenomena cuaca La Nina. Curah hujan tinggi diprediksi masih ada peningkatan di sekitar wilayah Indonesia hingga Februari 2021.

    "Bahwa kejadian bencana dipicu oleh faktor. Salah satunya curah hujan yang tinggi," ucap dia.

    Baca: Total Penemuan Korban Longsor Sumedang Menjadi 28 Orang

    Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinangor. Status ini berlaku hingga 29 Januari 2021.

    Sebanyak 1.020 jiwa mengungsi di beberapa pos pengungsian. Sebanyak 32 orang dinyatakan meninggal dan 9 orang masih dalam pencarian.

    Sebanyak 32 unit rumah rusak dan 1 rumah ibadah juga terdampak longsor. Bencana ini terjadi dua kali pada pukul 16.00 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021, dan longsor susulan pada pukul 19.00 WIB.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id