Layanan Vaksinasi Drive Thru Diapresiasi

    Theofilus Ifan Sucipto - 03 Maret 2021 17:25 WIB
    Layanan Vaksinasi <i>Drive Thru</i> Diapresiasi
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Medcom.id/Theo.



    Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi Halodoc yang menggelar layanan tanpa turun (lantatur) vaksinasi covid-19 atau drive thru bagi kelompok lanjut usia (lansia). Layanan itu diyakini mempercepat program vaksinasi di Indonesia.

    “Inisiatif ini berperan sangat strategis terhadap target menyalurkan 181,5 juta suntikan vaksin dalam setahun,” kata Budi dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu, 3 Maret 2021.






    Budi mengatakan dari target 181,5 juta masyarakat, 21,6 juta di antaranya adalah lansia. Namun, pemerintah tak bisa sendiri menggelar vaksinasi.

    “Pemerintah melakukan bersama-sama dengan seluruh pihak termasuk swasta terutama start up,”  ujar dia.

    Baca: Kemenkes Optimistis Covid-19 Terkendali pada 17 Agustus

    Menurut Budi, vaksinasi adalah program yang inklusif. Sebab, vaksin tak hanya melindungi diri sendiri namun juga membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

    “(Semangatnya) jangan berhenti di hari ini,” tegas mantan Wakil Menteri BUMN itu.

    Budi ingin Indonesia menjadi yang terdepan dalam pelayanan vaksinasi di dunia. Dia mengutip video dari internet yang berisi tentara Amerika Serikat (AS) menggelar vaksinasi lantatur.

    “Tunjukkan pemuda-pemudi Indonesia jauh lebih hebat dari tentara Amerika,” papar Budi.

    Vaksinasi Lantatur Halodoc

    Halodoc mulai menggelar vaksinasi lantatur bagi kelompok lansia sejak Rabu, 3 Maret 2021 hingga akhir tahun. Vaksinasi berlokasi di area parkir Hall C JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Halodoc menggandeng Gojek untuk sektor transportasi dan komunikasi dan Rumah Sakit Hermina sebagai tim medis dan vaksinator. Kemudian, pengelola komplek Kemayoran menyediakan area vaksinasi.

    Lansia yang hendak divaksin harus membuat perjanjian lebih dulu melalui aplikasi Halodoc. Setelah itu, Halodoc bakal memberi jadwal vaksinasi.

    Vaksinasi itu difokuskan bagi lansia yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta. Program itu dilakukan secara gratis.

    “Vaksinasi bagi lansia harus ada pendamping karena saat divaksin ditakutkan ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI),” terang CEO Halodoc Jonathan Sudharta.

    Kolaborasi antara Halodoc, Kementerian Kesehatan, dan pemangku kepentingan lain sudah disepakati melalui penandatanganan perjanjian kerja sama. Penandatanganan berlangsung di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan pada Senin, 1 Maret 2021.

    Kerja sama itu sejalan dengan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Beleid itu menyebut Kemenkes dapat bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk dengan swasta.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id