Karakteristik Lokasi Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Mirip Kasus Lion Air

    Cindy - 10 Januari 2021 15:06 WIB
    Karakteristik Lokasi Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Mirip Kasus Lion Air
    Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 oleh personel Polair di Kepulauan Seribu, Minggu, 10 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Karakteristik lokasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh disebut mirip insiden Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, pada Oktober 2018. Hal ini diungkapkan tim penyelam yang terlibat dalam pencarian pesawat itu.

    "Boleh dibilang sangat mirip dengan operasi Lion Air, dari situ kami bisa belajar banyak, bisa mengambil hikmah dari sebelumnya," kata Team Leader Indonesia Divers Rescue, Bayu Wardoyo, di Breaking News Metro TV, Jakarta, Minggu, 10 Januari 2021.

    Pencari Lion Air JT-610 sepat terkendala lumpur dan arus laut. Namun, kini kondisi cuaca dan arus di sekitar lokasi pesawat jatuh masih cukup baik. Bayu menyebut operasi search and rescue (SAR) Sriwijaya Air SJ-182 akan sama seperti operasi SAR pencarian pesawat Lion Air JT-610. 

    Baca: Ban Pesawat dan Baju Anak Ditemukan Basarnas

    "Menurut kami yang jadi tantangan adalah jarak pandang di bawah air. Kemudian yang belum bisa kami prediksi adalah mengenai arus di bawah air, mungkin akan cukup memengaruhi proses pencarian," ungkap dia.

    Karakteristik Lokasi Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Mirip Kasus Lion Air
    Ilustrasi: Medcom.id

    Sebanyak sembilan penyelam dari Indonesia Divers Rescue membantu pencarian pesawat yang hilang kontak di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Kaki, Kepulauan Seribu. Bayu menyebut pihaknya akan menyelam di lokasi yang diduga sebagai titik jatuhnya pesawat.

    "Sudah ada beberapa titik yang dicurigai lokasi badan pesawat atau sisa-sisa badan pesawat, titik-titik yang dicurigai itu akan kami selami apakah itu benar sisa pesawat SJ-182," ucap dia.

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu ada di 11 nautical mile di utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh saat mengangkut 62 orang: 50 penumpang dan 12 kru.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id