11 Arus Lalu Lintas ke Arah Istana Dialihkan Imbas Demo UU Cipta Kerja

    Siti Yona Hukmana - 08 Oktober 2020 08:59 WIB
    11 Arus Lalu Lintas ke Arah Istana Dialihkan Imbas Demo UU Cipta Kerja
    Ilustrasi demo buruh menolak omnibus law. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
    Jakarta : Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat. Pengalihan arus imbas demo buruh menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

    "Rekayasa lalu lintas situasional (diberlakukan bila massa sudah berdatangan)," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Berikut pengalihan arus di sekitar Istana Negara:

    1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya menuju Jalan Veteran III diluruskan ke traffic light (TL) Harmoni

    2. Arus lalu lintas dari jalan Merdeka Timur menuju Jalan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan Jalan Perwira

    3. Arus lalu lintas dari Jalan Ridwan Rais menuju Jalan Merdeka Selatan diarahkan ke Jalan Medan Timur

    4. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju Patung Kuda Arjuna Wijaya dibelokkan ke kiri atau kanan arah Jalan Kebon Sirih.

    5. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang belok kiri ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fahrudin

    6. Arus lalu lintas dari Jalan Fahrudin menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis

    7. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang II ke Jalan Museum dibelokkan ke kiri dan kanan

    (Baca: KSPI: Demo Buruh Sesuai Undang-undang)

    8. Arus lalu lintas dari Jalan Majapahit yang belok kiri arah Jalan Museum diluruskan ke Jalan Abdul Muis.

    9. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang belok kanan ke Jalan Museum diluruskan menuju Jalan Majapahit.

    10. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dibelokkan ke kiri arah Jalan Juanda

    11. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang belok kiri ke Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto dan dibelokkan ke kanan Jalan Gajah Mada.

    Sebanyak 2 juta buruh mogok kerja sejak Selasa hingga Kamis, 6-8 Oktober 2020. Puncaknya, para buruh berencana unjuk rasa di Istana Negara dan Gedung DPR, Jakarta Pusat, hari ini Kamis, 8 Oktober 2020.

    Para buruh berasal dari 32 federasi serikat. Mereka menolak Undang-Undang Ciptaker yang baru disahkan.

    Undang-Undang Ciptaker dinilai merugikan buruh. Antara lain, menghapus ketentuan upah minimum di kabupaten/kota dan menurunkan pesangon.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id