comscore

Pengentasan Stunting Terkendala Pandemi Covid-19

Theofilus Ifan Sucipto - 27 Maret 2022 09:11 WIB
Pengentasan <i>Stunting</i> Terkendala Pandemi Covid-19
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Bagus Suryo
Jakarta: Pandemi covid-19 disebut menjadi salah satu tantangan dalam mengentaskan stunting. Upaya penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024 harus digencarkan.

"Pandemi covid-19 ini punya andil yang sangat besar terhadap lambatnya kita menangani stunting," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulis, Minggu, 27 Maret 2022.
Muhadjir mengatakan beberapa kabupaten/kota mengalami kenaikan stunting secara drastis. Salah satunya, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan angka di atas 40 persen.

Meski begitu, pemerintah masih bisa menurunkan angka stunting nasional sekitar 1,7 persen per tahun dalam dua tahun pandemi covid-19. Namun, angka itu masih belum cukup lantaran rata-rata penurunan stunting harus sebesar 3 hingga 3,5 persen.

"Berarti kita hanya menambah sekitar 1,3 persen saja kalau kita mau mencapai 14 persen tahun 2024," ucap Muhadjir.

Menurut Muhadjir, target penurunan stunting hanya dapat tercapai melalui kerja sama. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, hingga masyarakat.

"Kalau seandainya tidak bisa secara parsial, tetapi secara agregat nasional saya kira akan tercapai," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Baca: Jokowi Bakal Tagih Hasil Penanganan Stunting NTT pada 2024

Muhadjir menyebut saat ini sudah ada kabupaten/kota yang angka stunting-nya di bawah 10 persen. Sehingga, rata-rata penurunan stunting bisa mencapai 14 persen secara nasional.

"Asal kerja keras pasti bisa," kata dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id