Penerima Vaksin Dosis Pertama Bertambah 458.297 Orang

    Theofilus Ifan Sucipto - 09 Juni 2021 18:33 WIB
    Penerima Vaksin Dosis Pertama Bertambah 458.297 Orang
    Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Penerima dosis pertama vaksin covid-19 mencapai 18.718.769 orang per Rabu, 9 Juni 2021. Jumlah penerima vaksin bertambah 458.287 dari hari sebelumnya.

     “Jumlah penerima vaksinasi dosis kedua 11.436.259 orang," tulis data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Rabu, 9 Juni 2021.

     



    Jumlah ini bertambah 80.234 orang dari hari sebelumnya. Pemerintah mengebut program vaksinasi nasional agar target 181 juta orang bisa segera tercapai. Jumlah setara 70 persen penduduk Indonesia tersebut diyakini mampu menciptakan herd immunity covid-19.

    Pemerintah menargetkan akan memvaksinasi 40.349.049 orang hingga Juni 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui penyuntikan vaksin covid-19 masih jauh dari target. Untuk mempercepat vaksinasi pemerintah membuat program Vaksinasi Gotong Royong.
     
    Kepala Negara berharap dengan adanya program tersebut makin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin. Dengan begitu kekebalan kelompok akan cepat terwujud.

    Baca: Jokowi Ingin Target 700 Ribu Vaksinasi per Hari Tercapai Juni Ini

    Program Vaksinasi Gotong Royong dimulai sejak Selasa, 18 Mei 2021. Vaksinasi perdana dari swasta yang diikuti 18 perusahaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan memperluas jangkauan program vaksinasi.
     
    Vaksinasi gotong royong menggunakan vaksin Sinopharm dan CanSino. Saat ini sudah ada 982 ribu dosis vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi.
     

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id