Jokowi Tunggu Usulan Pengganti Wahyu Setiawan

    Media Indonesia - 19 Januari 2020 08:00 WIB
    Jokowi Tunggu Usulan Pengganti Wahyu Setiawan
    Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengenakan rompi tahanan KPK. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
    Jakarta: Sudah sepekan lebih eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan anggota DPR RI. Dia pun sudah diberhentikan secara tidak terhormat. 

    Saat ini, Presiden Joko Widodo masih menunggu nama pengganti Wahyu. Jokowi akan segera melantik komisioner baru setelah ada surat dari DPR ihwal calon pengganti tersebut.

    "Presiden masih menunggu nama (pengganti Wahyu) dari DPR. Setelah dikirimkan nama penggantinya kemudian dilantik," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono seperti dilansir dari Media Indonesia, Minggu, 19 Januari 2020.

    Melalui Keputusan Presiden Nomor 9/P Tahun 2020 tentang Pemberhentian dengan Tidak Hormat Anggota Komisi Pemilihan Umum Masa Jabatan Tahun 2017-2022, Jokowi memberhentikan Wahyu dengan tidak hormat. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang menyatakan Wahyu melakukan pelanggaran etik terkait dengan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP Harun Masiku.

    Salinan Keppres pemberhentian Wahyu dikirim ke DPR, KPU, Bawaslu, dan DKPP. Kemudian, DPR selaku yang menyeleksi anggota KPU melalui uji kelayakan akan mengirimkan nama calon pengganti Wahyu.

    Sesuai aturan, pengganti Wahyu akan diisi oleh calon komisioner dengan urutan suara terbanyak berikutnya pada seleksi pemilihan anggota KPU di DPR pada 2017 lalu. Calon dengan suara terbanyak kedelapan saat itu ialah I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Dewa merupakan mantan Ketua KPU Bali yang sekarang menjadi anggota Bawaslu Bali.

    (NUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id