ASN Bergelar Sarjana Baru 50 Persen

    Gervin Nathaniel Purba - 22 Agustus 2019 02:28 WIB
    ASN Bergelar Sarjana Baru 50 Persen
    Ilustrasi aparatur sipil negara. (Foto: Medcom.id/Farhan Dwitama)
    Jakarta: Pemerintah membutuhkan satu juta aparatur sipil negara (ASN) unggul atau profesional untuk lima tahun ke depan. Saat ini, pemerintah baru memiliki sekitar 400 ribu ASN profesional.

    "Dari sekitar 4,3 juta ASN, yang unggul baru sekitar 10 persen, atau 400 ribu ASN," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Syafruddin, ditemui di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu, 21 Agustus 2019.

    Satu juta ASN profesional sangat dibutuhkan untuk menjadi agen yang bisa membawa pengaruh pada pembentukan birokrasi yang baik. Birokrasi yang baik akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

    "Jika belajar dari pengalaman negara yang mau maju, harus 25 persen," ujar Syafruddin.

    Jumlah ASN saat ini kurang lebih 4,3 juta. Profesi guru masih menjadi yang terbesar. Sementara sebanyak 1,5 juta merupakan tenaga administrasi yang berada di pemerintah daerah. 

    Sayangnya, ASN yang meraih gelar sarjana (S1 hingga S3) baru 50 persen. Hal ini menjadi tugas besar KemenpanRB dalam meningkatkan kualitas ASN agar sejalan dengan program pembangunan SDM yang menjadi fokus utama Presiden RI Joko Widodo.

    "Ini yang akan kami pacu. Yang belum sarjana, menjadi sarjana. Yang sudah S1 menjadi S2," katanya.

    Dalam menjawab permasalahan ini, KemenpanRB telah menandatangani kerja sama program double degree dengan Universitas Indonesia, Universitas Hasanudin, Victoria University of Wellington, dan University of Melbourne. Para ASN akan kuliah selama setahun di dalam negeri, dan setahun di luar negeri.

    "Diharapkan para ASN bisa menjadi agen perubahan yang bisa menangani masalah birokrasi dengan cara pandang yang luas," ucap Syafruddin.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id