Korban Prostitusi di Jakut Dipaksa Layani 10 Pria Sehari

    Candra Yuri Nuralam - 21 Januari 2020 17:25 WIB
    Korban Prostitusi di Jakut Dipaksa Layani 10 Pria Sehari
    Polisi merilis kasus prostitusi di Jakarta Utara yang melibatkan anak-anak. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Korban prostitusi dieksploitasi berlebihan di kafe remang-remang di Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka dipaksa melayani minimal sepuluh lelaki hidung belang dalam sehari.

    "Apabila tidak mencapai itu, para korban didenda," kata Kabag Binopsnal Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Januari 2020.

    Menurut dia, korban harus membayar Rp50 ribu jika tidak memenuhi target. Denda itu akan dipotong dari bayaran mereka yang diserahkan tiap dua bulan sekali.

    Selain itu, korban dilarang menstruasi. Para pelaku memaksa korban untuk bisa melayani lelaki hidung belang setiap hari.

    "Menstruasi pun harus bisa dibuat tidak mens bagaimanapun caranya," ujar Pujianto.

    Kafe yang mempekerjakan korban juga tidak menjamin kesehatan mereka. Korban sejatinya berpotensi terkena penyakit menular.

    Kepala Balai Kementerian Sosial (Kemensos) Neneng Heriyani mengatakan beberapa korban mengalami luka di bagian vitalnya. Pihaknya segera memerika korban untuk mengobati luka tersebut.

    "Ada indikasi beberapa anak terkena infeksi di bagian alat kelaminnya, kami segera lakukan pemeriksaan kesehatan," ujar Neneng

    Neneng mengatakan pihaknya akan memastikan para korban dirawat sampai sembuh. Selain itu, Kemensos menjamin pemulihan trauma untuk para korban.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id