Fenomena ADE Tak Ditemukan di Kandidat Vaksin Covid-19

    Nur Azizah - 16 Oktober 2020 12:18 WIB
    Fenomena ADE Tak Ditemukan di Kandidat Vaksin Covid-19
    Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id
    Jakarta: Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil menepis fenomena antibody-dependent enhancement (ADE) pada kandidat vaksin covid-19 (korona). ADE merupakan reaksi yang memperkuat infeksi saat diberikan antibodi (vaksin atau antibodi lain).

    "Fenomena ADE sejauh ini baru terlihat pada dengue. Keberadaan fenomena ADE pada kasus MERS, SARS, Ebola, dan HIV hanya ditemukan in silico (simulasi komputer) dan in vitro (percobaan di cawan petri laboratorium). Tidak menggambarkan fenomena di manusia,” kata Kusnadi dikutip dari situs resmi Bio Farma, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Kusnandi menegaskan fenomena ini tidak terjadi di kandidat vaksin. Dia menjelaskan reaksi ADE umumnya dapat dilihat sejak pengembangan vaksin diuji preklinis pada hewan.

    (Baca: Satgas Covid-19 Jamin Pembuatan Vaksin Melewati Prosedur yang Benar)

    Sinovac pada publikasinya terkait vaksin SARS-CoV-2 menyebut uji preklinis tidak menemukan kejadian ADE pada hewan yang sudah divaksinasi. "Bahkan hewan yang sudah divaksinasi ini mampu bertahan setelah dipaparkan dengan virus SARS-CoV-2,” papar dia.

    Kusnadi menyebut hingga saat ini tidak ditemukan efek samping serius yang disebabkan oleh vaksin maupun vaksinasi. Pada uji klinis fase 1 dan 2 juga tidak ditemukan efek samping serius.

    Sebanyak 140 calon vaksin covid-19 tersedia di dunia. Sebagian di antaranya sudah tahap uji klinis pada manusia.

    “Hingga saat ini belum ada bukti terjadinya ADE (pada kandidat vaksin covid-19). Kewaspadaan dan monitoring terhadap keamanan vaksin tetap harus dilakukan,” tutur dia

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id