Cendekiawan Daniel Dhakidae Meninggal di Usia 76 Tahun

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 06 April 2021 12:47 WIB
    Cendekiawan Daniel Dhakidae Meninggal di Usia 76 Tahun
    Daniel Dhakidae (foto: Jurnal Prisma)



    Jakarta: Cendikiawan Daniel Dhakidae meninggal dunia, pagi ini, Selasa, April 2021. Kabar duka ini disampaikan oleh Andreas Harsono lewat unggahan di akun twitternya, @andreasharsono.

    RIP Daniel Dhakidae (lahir Ngada, Flores 1945) cendekiawan publik, lulusan Cornell University, lama bekerja di Kompas dan Prisma,” cuit Andreas, Selasa, 6 April 2021.






    Andrea menyebut Daniel meninggal karena serangan jantung. “Meninggal serangan jantung usia 76 tahun di Jakarta hari ini,” imbuhnya.

    Melansir laman Jurnal Prisma Daniel lahir di Ngada, Flores, NTT pada 1945. Tercatat, ia memiliki riwayat pendidikan yang luar biasa.

    Daniel mendapat gelar sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1975, Master of Arts bidang Ilmu Politik dari Cornell University (1987). Ia juga memiliki gelar Phd di bidang pemerintahan dari Department of Government, Cornell University (1991).

    Daniel lama berkarier di bidang media. Sejak 1976  ia sudah menjadi  redaktur majalah Prisma. Kemudian menjadi Ketua Dewan Redaksi Prisma (1979-1984).  Ia juga menjabat Kepala Penelitian Pengembangan (Litbang) Kompas sejak 1994 sampai 2006,

    Selain itu, itu juga pernah menjadi Wakil Direktur Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan, Ekonomi dan Sosial (LP3ES, 1982-1984).

    Almarhum juga tercatat  tercatat sebagai salah seorang pendiri Yayasan Tifa dan pernah duduk di Dewan Pengarah yayasan sejak 2009.

    Daniel sudah menulis banyak buku, antara lain Cendekiawan dan Kekuasaan dalam Negara Orde Baru (2003) dan bersama Vedi Renandi Hadiz menyunting buku bertajuk Social Science and Power in Indonesia (2005).

    Ucapan duka atas meninggalnya cendekiawan Indonesia ini ramai di jagat media sosial. Ada beberapa tokoh yang menyampaikan rasa dukanya seperti Alissa Wahid, Rizal Ramli, sampai Fadjroel Rachman.

    Sahabat DR. Daniel Dhakidae meninggal dunia akibat serangan jantung, pkl 07.23 tadi. Daniel sahabat lama,, teman sama2 ketika RR Redaksi Prisma, Daniel & RR menulis pengantar buku Frans Seda, "Simponi Tanpa Henti". Daniel seorang intelektual tanpa lelah. May He Rest in peace,” cuit Rizal Ramli.

    Sedih sekali atas berpulangnya pak Daniel Dhakidae, teman diskusi #GusDur sejak muda. Wawasan Beliau tentang demokrasi berangkat dari pengalaman sangat panjang menjalani proses demokratisasi negeri ini,” tulis Alissa Wahid.

    Requiescat In Pace Bung Daniel Dhakidae. Persahabatan intelektual kita tak pernah berakhir. Terimakasih semua karya intelektualmu Bung. Juga canda-tawa dan kegigihanmu kala berdebat. #SalamDemokrasi kami berkeras menjaga demokrasi, mendemokratisasikan demokrasi ~ #BungFADJROEL,” cuit Fadjroel.

     

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id