BPOM Tegaskan Tak Pilih Kasih, Vaksin Merah Putih dan Nusantara Diperlakukan Sama

    Nur Azizah - 16 April 2021 12:52 WIB
    BPOM Tegaskan Tak Pilih Kasih, Vaksin Merah Putih dan Nusantara Diperlakukan Sama
    Ilustrasi Medcom.id.



    Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membantah pilih kasih terhadap pengembangan vaksin Merah Putih dan Nusantara. Aturan yang dibuat BPOM dipastikan berlaku bagi seluruh vaksin di Indonesia.

    Kepala BPOM Penny Lukito menegaskan semua pengembangan vaksin harus sesuai standar internasional. Tidak ada pengecualian bagi vaksin mana pun.

     



    "Aturan ini diterapkan untuk seluruh pengembangan vaksin yang ada di Indonesia. Tidak ada pengecualian, tidak ada pilih-pilih," kata Penny secara virtual, Jakarta, Jumat, 16 April 2021.

    Penny menegaskan semua proses pembuatan vaksin harus memenuhi standar scientific. Harus memenuhi good laboratory practice dan good clinical practice, proof concept, serta good manufacturing practices.

    "Jadi semua sama. Jika semua tahap tidak bisa dilewati, tentunya akan kembali lagi juga ke belakang," ujar Penny.

    Baca: Vaksin Nusantara Disebut Cermin Kedaulatan Bangsa

    Penny enggan berkomentar banyak terkait vaksin Nusantara. Dia mengaku sudah memberikan banyak evaluasi ke tim pengembang vaksin Nusantara.

    "Dengan vaksin dendritik sudah disampaikan, saya kira itu sudah final dan kita tunggu koreksi yang akan dilakukan. Apa yang sekarang terjadi di luar Badan POM," ucapnya.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id