MUI Gunakan Vaksin AstraZeneca, Wapres Minta Masyarakat Tidak Ragu

    Kautsar Widya Prabowo - 07 April 2021 15:54 WIB
    MUI Gunakan Vaksin AstraZeneca, Wapres Minta Masyarakat Tidak Ragu
    Wapres Ma'ruf Amin memantau vaksinasi di Kantor MUI, Jakarta, Rabu, 7 April 2021. Foto: BPMI Setwapres



    Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap tak ada lagi masyarakat yang khawatir dengan vaksin AstraZeneca. Pasalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah membuktikan keamanan vaksin covid-19 itu. 

    "MUI Pusat melakukan vaksinasi AstraZeneca supaya tidak ada keraguan. Masyarakat tidak perlu ragu dari segi kebolehannya menurut pandangan MUI," ujar Ma'ruf di Kantor MUI, Jakarta, Rabu, 7 April 2021. 






    Mantan Ketua Umum MUI itu tidak ingin ada perdebatan di tengah publik soal kehalalan vaksin AstraZeneca. Dalam pandangan ulama, vaksinasi sudah menjadi keharusan atau fardu kifayah. 

    Vaksinasi diperlukan untuk menghentikan pandemi covid-19. Untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, vaksinasi harus mencakup 70 persen penduduk Indonesia.

    Baca: Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit Turun Setelah Vaksinasi

    "(Vaksinasi) hukumnya wajib sebelum tervaksinasi 181,5 juta penduduk. Ini hal yang penting," tutur dia. 

    Di samping itu, Ma'ruf menekankan meski telah divaksinasi, warga tidak boleh mengendurkan protokol kesehatan (prokes). Kekebalan tubuh baru terbentuk 28 hari setelah penyuntikan vaskin dosis kedua. 

    "Jadi harus tetap gunakan masker dan menjaga jarak dan patuhi prokes serta (aturan) pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)," jelas dia.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id