comscore

Punya Hubungan Seperti Keluarga, Puan Maharani Kehilangan Buya Syafii

Juven Martua Sitompul - 28 Mei 2022 00:50 WIB
Punya Hubungan Seperti Keluarga, Puan Maharani Kehilangan Buya Syafii
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif. Istimewa.
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani merasa kehilangan sosok Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif. Apalagi, hubungan Puan dengan cendekiawan muslim itu terbilang sangat dekat bahkan seperti keluarga sendiri.

"Beliau sosok yang sangat mengayomi, bijaksana. Kedekatan kami bisa dikatakan seperti seorang cucu dengan kakeknya, karena saat bertemu saya bisa bicara santai dan akrab. Banyak hal dan ilmu yang saya dapatkan jika sedang berdiskusi dan berbincang dengan beliau," kenang Puan melalui keterangan tertulis, Jumat, 27 Mei 2022.
Kedekatan antara Puan dan Buya Syafii juga diungkapkan politikus PDIP Hendrawan Supratikno. Menurut dia, ada momen yang menggambarkan kedekatan mereka. Hendrawan mengaku menyaksikan langsung ketika menjadi ketua panitia penyelenggara sebuah seminar yang mengundang Buya Syafii sebagai pembicara kunci.

"Pada saat itu Mbak Puan secara khusus meluangkan waktu untuk bertemu dengan Buya Syafii dan datang dalam acara tersebut di tengah-tengah kesibukan beliau sebagai Ketua Fraksi DPR," kata dia.

Saat itu, Hendrawan mengaku sangat terkejut dengan kedatangan Puan yang rela menyisihkan waktu di tengah kesibukannya untuk bertemu dengan Buya Syafii. Dia tidak menyangka Puan akan hadir.

"Waktu itu saya ingat betul ya. Bagi saya juga surprise. Karena sebagai ketua panitia, saya bersama Pak Ario Bimo. Ya karena kan saya pikir yang datang tidak sampai Mbak Puan sendiri begitu loh. Karena di situ ada Buya," ucap dia.

Menurut Hendrawan, kedekatan juga tergambar dari hubungan antara Buya Syafii Maarif dan Megawati Soekarnoputri. "Kedekatan ideologis, kedekatan konsepsi pemikiran. Artinya, sangat menghormati," tegasnya.

Baca: Buya Syafii Meninggal, Indonesia Kehilangan Tokoh yang Gigih Menanamkan Nasionalisme

Di sisi lain, Hendrawan juga menyambut positif imbauan Puan yang mengajak semua pihak melanjutkan cita-cita Buya Syafii. Apalagi, kata dia, cita-cita Buya Syafii tak lepas dari membangun bangsa yang maju dalam kebersamaan.

"Saya kira harapan dan imbauan yang sangat tepat ya. Karena dengan menjaga kebersamaan, bangsa ini bisa menjadi bangsa yang maju. Buya kan selalu message-nya tentang ideologi harapan, ideologi kebersamaan. Kan ada ustaz-ustaz belakangan ini yang digelorakan malah ideologi kebencian, ideologi segregasi, ideologi keterpisahan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Sekretariat Nasional Puan Maharani Peduli (Seknas PMP) Firman Tendry Masengi mengungkapkan kedekatan Puan dengan Muhammadiyah bisa dirunut dari faktor keluarga. Puan terlahir dari keluarga yang erat dengan Muhammadiyah.

"Iya, tentu demikian. Karena kakeknya tokoh Muhammadiyah di Bengkulu," ujar Firman.

Firman menilai wajar jika Puan merasa kehilangan atas wafatnya Buya Syafii. Menurut dia, Buya Syafii juga dekat dengan Megawati Soekarnoputri. Dalam beberapa momen mereka kerap terlihat bersama.

"Jadi memang sudah sepantasnya dan memang dalam beberapa momen-momen politik, momen keluarga, Buya Syafii juga sering ketemu dengan Ibu Mega di mana di situ ada Mbak Puan. Jadi kalau memang hari ini Mbak Puan merasa sangat kehilangan ya sudah pasti," tegasnya.

Menurut Firman, kedekatan Puan dengan Buya Syafii juga dilatarbelakangi kesamaan dalam semangat kebangsaan. Gagasan-gagasan Buya Syafii tentang islam dinilai senapas dengan apa yang diusung Puan.

"Karena apa yang selalu disampaikan oleh Buya itu kan tentang islam berkemajuan, kemudian islam yang menjaga pluralisme, islam yang melindungi. Kan ini senapas semua dengan apa yang Mbak Puan ingin sampaikan. Dan itu menjadi gagasan-gagasan lama yang diperbarui oleh Mbak Puan," tegas dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id