DPR Pertimbangkan Kerja dari Rumah

    Anggi Tondi Martaon - 17 Maret 2020 16:39 WIB
    DPR Pertimbangkan Kerja dari Rumah
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: DPR mempertimbangkan opsi anggota Dewan bekerja dari rumah. Pilihan itu muncul buntut penyebaran wabah virus korona (covid-19).

    "Saya rasa kalau bekerja dari rumah tidak perlu mundur masa sidang, tetap bisa bekerja," kata Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin saat dihubungi, Selasa, 17 Maret 2020.

    Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menyebutkan kebijakan ini bakal dikaji pimpinan DPR. Keputusan akan disampaikan setelah dibahas bersama pimpinan fraksi.

    "Nanti Bu Ketua DPR (Puan Maharani) yang mengumumkan bagaimana," ungkap dia.

    Selain itu, Azis menyebutkan pembukaan masa reses III 2019-2020 kemungkinan diundur. Berdasarkan jadwal, pembukaan masa reses digelar pada Senin, 23 Maret 2020.

    "Prosesnya nanti dalam rapim (rapat pimpinan) nanti akan diumumkan karena dalam situasi seperti wabah korona atau bagaimana nanti," sebut dia.

    Sementara itu, pengamanan pintu masuk Kompleks Parlemen bakal diperketat. Kondisi tubuh setiap pengunjung akan diperiksa.

    "Setiap anggota itu nanti hadir harus dites. Dites liur sama darahnya, tanpa terkecuali. Orang yang masuk gedung DPR itu dites," ujar dia.

    DPR Pertimbangkan Kerja dari Rumah
    Grafis Medcom.id

    Baca: Badan Uji Spesimen Korona Harus Ditambah

    Sementara itu, total pasien positif korona di Indonesia per Selasa, 17 Maret 2020, menjadi 172 orang. Ada penambahan 38 pasien baru dari sebelumnya hanya 134  pada Senin, 16 Maret 2020.
     
    Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus korona Achmad Yurianto menjelaskan pasien positif korona tersebar di sejumlah daerah. Namun, kebanyakan pasien berasal dari DKI Jakarta.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id