MUI: Penderita Penyakit Bawaan Lebih Baik Salat di Rumah

    Antara - 28 Juli 2020 13:30 WIB
    MUI: Penderita Penyakit Bawaan Lebih Baik Salat di Rumah
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan umat Islam yang lanjut usia, sakit, dan memiliki penyakit bawaan lebih baik saat Iduladha 1441 Hijriah di kediaman masing-masing. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus korona.

    "Yang juga harus dipastikan bila ingin salat Iduladha berjemaah di luar rumah adalah kondisi kesehatan. Bila sakit atau memiliki penyakit bawaan, sebaiknya tetap salat di rumah," kata Niam dalam jumpa pers Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui akun YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa, 28 Juli 2020.

    Menurut dia, kondisi ini juga berlaku bagi umat yang tinggal di daerah dengan kasus covid-19 yang terus meningkat. Sementara itu, warga di daerah dengan kasus covid-19 yang terkendali bisa salat Iduladha berjemaah di masjid, musala, atau lapangan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

    Dia menyarankan warga berwudu dari rumah serta membawa perlengkapan salat seperti sajadah sendiri. Saat pelaksanaan salat Iduladha, jemaah wajib saling menjaga jarak.

    Di sisi lain, Niam mengatakan shalat Iduladha sejatinya ibadah sunah muakad. Ibadah ini tidak diwajibkan, tetapi memiliki keutamaan bila dikerjakan.

    Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) memperbolehkan umat Islam melaksanakan salat Iduladha di masjid. Namun, jemaah wajib mematuhi protokol kesehatan.

    Protokol kesehatan pelaksanaan salat Iduladha telah diatur dalam Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 yang ditandatangani Menteri Agama Fachrul Razi. Surat juga berisi panduan penyembelihan hewan kurban yang aman dari covid-19.
     
    Baca: Masjid Istiqlal Tak Menyelenggarakan Salat Idul Adha

    "Dengan begitu, pelaksanaan salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan optimal serta terjaga dari penularan covid-19," kata Fachrul melalui keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020.
     
    Fachrul mengatakan salat Iduladha maupun penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan di semua daerah. Namun, tempat-tempat yang dianggap belum aman covid-19 tidak bisa menggelar salat Iduladha di masjid maupun lapangan.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id