Pabrik Batasi Penjualan Alkohol ke Toko Pengecer

    Zaenal Arifin - 24 Maret 2020 05:28 WIB
    Pabrik Batasi Penjualan Alkohol ke Toko Pengecer
    Pedagang bahan kimia Jatinegara, Jakarta Timur, sibuk melayani pembeli alkohol. Medcom.id/Zaenal Arifin
    Jakarta: Pabrik pembuat alkohol memutuskan membatasi stok penjualan kepada toko pengecer. Sebab, permintaan alkohol tinggi seiring meningkatnya wabah virus korona (covid-19) di Tanah Air.

    "Per hari saya dibatasi hanya 20 drum," kata penjual toko kimia Rudi, di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin, 23 Maret 2020.

    Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat pabrik pembuat alkohol membatasi stok penjualan. Salah satunya, karena harus berbagi dengan toko kimia pengecer alkohol lain.

    "Saya minta 40 drum enggak dikasih sama pabrik, karena harus bagi-bagi jatah dengan toko lain," ujarnya.

    Baca: Toko Kimia Jatinegara Diserbu Warga Pemburu Alkohol

    Rudi mengaku menjual alkohol dengan dua model. Yakni eceran untuk keperluan warga dan per drum untuk instansi atau perusahaan.

    "Saya sediakan eceran itu per hari lima drum untuk masyarakat. Kalau yang drum-druman itu biasanya perusahaan-perusahaan," katanya.

    Alkohol banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk mencuci tangan dan sterilisasi. Bahan kimia ini diyakini mampu untuk mencegah penyebaran virus yang pertama kali menjangkit Wuhan, Tiongkok tersebut.

    Total pasien positif korona per Senin, 23 Maret 2020, menjadi 579 orang. Pasien yang meninggal mencapai 49 jiwa, sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 30 orang.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id