Di Jakarta, Seribu Alat Pelindung Diri Habis Dalam Sehari

    Cindy - 23 Maret 2020 12:26 WIB
    Di Jakarta, Seribu Alat Pelindung Diri Habis Dalam Sehari
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (kanan) memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020. Foto: Antara/Dewanto Samodro
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut rata-rata penggunaan alat pelindung diri (APD) di DKI mencapai seribu unit dalam sehari. APD ini hanya dapat dipakai sekali.

    “Tentu itu mencerminkan peningkatan jumlah orang yang harus dirawat (terkait virus korona atau covid-19),” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 23 Maret 2020.

    Anies berharap tak ada lagi peningkatan jumlah pasien covid-19. Pasalnya, peningkatan jumlah orang yang dirawat semakin menambah penggunaan APD bagi para petugas kesehatan.

    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan hal serupa. Bila kasus positif korona meningkat, penggunaan APD bisa lebih dari seribu per hari.

    Menurut dia, APD digunakan petugas kesehatan yang berkontak langsung dengan pasien terjangkit korona maupun tempat potensial penularan virus. Hal ini meliputi layanan di rumah sakit rujukan korona, perawatan pasien, laboratorium tes korona, hingga ambulans yang mengangkut pasien terduga terjangkit covid-19.

    “Termasuk teman-teman kami di puskesmas yang melakukan deteksi dini maupun contact tracing di lapangan kalau ada kasus terduga positif,” ujar dia.

    Di Jakarta, Seribu Alat Pelindung Diri Habis Dalam Sehari
    Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

    Baca: Pemprov DKI Terima 40 Ribu APD

    Kasus positif covid-19 per Minggu, 22 Maret 2020, bertambah 64 orang. Total kasus menjadi 514 pasien. Sebanyak 29 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan 48 orang meninggal.

    Sementara itu, data di situs corona.jakarta.go.id menyebutkan ada 307 pasien positif di Ibu Kota. Sebanyak 180 pasien masih dirawat, sedangkan 77 lainnya isolasi mandiri. Pasien yang sembuh mencapai 21 orang dan yang meninggal 29.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id