Presiden Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Korona

    Nur Azizah - 04 Februari 2020 16:07 WIB
    Presiden Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Korona
    President Joko ‘Jokowi’ Widodo will issue three government regulations (PP) regarding the KPK. Photo: Desi Angriani
    Jakarta: Presiden Joko Widodo minta masyarakat tak panik menghadapi isu penyebaran virus korona. Presiden telah meminta jajarannya melakukan pencegahan dan perlindungan.

    "Saya juga memberikan pengertian kepada seluruh rakyat di manapun berada agar tidak perlu panik," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 4  Februari 2020.

    Pemerintah telah mengantisipasi dampak penyebaran virus. Mulai dari pemberlakuan protokol kesehatan hingga memperketat masuknya warga negara Tiongkok ke Indonesia.

    "Tidak mengizinkan semua pendatang yang tiba dari mainland China atau sudah berada di sana selama 14 hari untuk masuk dan transit di Indonesia," katanya.

    Pemerintah juga menghentikan sementara fasilitas bebas visa dan visa on travel bagi warga negara Tiongkok. Kebijakan ini diambil untuk melindungi warga Indonesia.

    "WNI kita di Tiongkok telah dievakuasi dan saat ini masih diobservasi di Natuna," ujarnya.

    Rapat terbatas ini dihadiri sejumlah menteri terkait, di antaranya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama. Hadir juga Menteri Perdagangan Agus Supramanto dalam rapat tersebut.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id