Pemerintah Tutup Peluang ASN Terpapar Radikalisme Dapat Jabatan

    Nur Azizah - 26 Juni 2020 14:53 WIB
    Pemerintah Tutup Peluang ASN Terpapar Radikalisme Dapat Jabatan
    Menpan RB Tjahjo Kumolo/Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo meminta pimpinan kementerian, lembaga, dan kepala daerah tak memberikan jabatan pada aparatur sipil negara (ASN) yang terpapar radikalisme. Ia juga meminta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bertindak sama.

    Tjahjo menyampaikan radikalisme menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Para pimpinan diminta membina ASN yang mulai terpapar paham radikal.

    "Untuk itu kami minta ketua KASN, kepala BKN, seluruh pimpinan kementerian/lembaga, kepala daerah untuk tidak menempatkan jabatan bagi ASN yang terpapar radikalsime. Mereka harus terus dibina," kata Tjahjo di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2020.

    Selain radikalisme, narkotika menjadi masalah penting yang kerap dialami ASN. Ia ingin ASN yang terbukti menggunakan narkotika dipecat dengan tidak hormat.

    "Memberhentikan dengan tidak hormat bagi pengguna maupun pengedar narkoba, termasuk harus bisa direhabilitasi," ucap dia.

    Baca: BNPT Minta Ormas Islam Bantu Luruskan Pemahaman Menyimpang

    Tjahjo berterima kasih pada Badan Nasional Narkotika (BNN) yang telah membuat portal aduan sebagai media pelaporan. Dia menyebut BNN mempunyai data yang canggih untuk mendeteksi kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan yang sudah terpapar peredaran narkoba.

    Masalah lain yang sering melibatkan ASN ialah korupsi. ASN mempunyai posisi strategis sebagai poros pembangunan dan penggerak birokrasi.

    "Oleh karena itu, ASN harus berfungsi sebagai pemersatu bangsa sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Jajaran ASN yang ada kami juga minta untuk senantiasa mencermati setiap gelagat perkembangan dinamika yang terkait dalam lingkup ASN yang terpapar masalah radikalisme, masalah narkoba, termasuk korupsi," tegas Tjahjo.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id