comscore

PPKM Level 3 Berlaku 24 Desember Se-Indonesia, Objek Wisata Ditutup Hingga Larangan Pesta Akhir Tahun

Cindy - 22 November 2021 14:11 WIB
PPKM Level 3 Berlaku 24 Desember Se-Indonesia, Objek Wisata Ditutup Hingga Larangan Pesta Akhir Tahun
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Medcom.id/Citra Larasati
Jakarta: Pemerintah berencana memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). PPKM Level 3 ini bakal berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga menyebut akan menambah beberapa pengetatan lain selama PPKM Level 3. Tambahan pengetatan untuk menghindari timbulnya kerumunan massa. 

 



"Libur Nataru ini, kita berlakukan pengetatan dan pengetatannya mengadopsi pedoman yang selama ini berlaku untuk PPKM Level 3 plus ada beberapa pengetatan," kata Muhadjir dikutip dari laman kemenkopmk.go.id, Senin, 22 November 2021. 

Nantinya, seluruh wilayah Indonesia yang sudah berstatus PPKM Level 1 atau PPKM Level 2, akan serentak menerapkan aturan PPKM Level 3. Aturan guna mencegah lonjakan covid-19. 

"Sehingga ada keseragaman secara nasional. Sudah ada kesepakatan aturan berlaku di Pulau Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali. Semua diseragamkan," ujar dia. 

Baca: PPKM Level 3 Berlaku Se-Indonesia di Akhir Tahun, Berikut 7 Kebijakan yang Perlu Diketahui

PPKM Level 3: tutup tempat wisata

Ilustrasi tempat wisata Taman Margasatwa Ragunan. MI Andri Widiyanto
Ilustrasi tempat wisata Taman Margasatwa Ragunan. MI/Andri Widiyanto.

Pemerintah berkemungkinan menutup tempat wisata selama Nataru. Kebijakan ini bakal diterapkan jika pemerintah daerah setempat sulit mengendalikan terjadinya kerumunan. 

"Semuanya nanti akan kita tertibkan. Kalau perlu nanti kalau ada tempat wisata yang pemerintah daerahnya tidak bisa mengendalikan ya ditutup," tegas Muhadjir. 
 

PPKM Level 3: pengetatan pelaksanaan ibadah

Pemerintah akan membatasi tempat ibadah selama Nataru. Khusus wilayah Jawa-Bali, kapasitas tempat ibadah hanya sebesar 50 persen. 

Sementara wilayah di luar Jawa-Bali, kapasitas tempat ibadah berdasarkan status zona covid-19 di daerah. Daerah zona hijau covid-19 ditetapkan kapasitas maksimal 75 persen, zona kuning 50 persen, serta zona oranye dan merah dibatasi 25 persen. 
 
Hal ini sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama tentang Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar di Lingkup Satuan Pendidikan di Lingkungan Kemenag Libur Akhir Tahun Nataru 2021 dan Petunjuk Pelaksanaan Ibadah Natal Tahun 2021.

Baca: Penerapan PPKM Level 3 Saat Nataru Disertai Wajib Vaksin

PPKM Level 3: Larangan pesta tahun baru

Ilustrasi pesta Tahun Baru. MI Pius Erlangga
Ilustrasi pesta Tahun Baru. MI/Pius Erlangga.

Pemerintah melarang pesta kembang api saat perayaan Tahun Baru 2022. Perayaan akhir tahun seperti pawai maupun arak-arakan yang mengumpulkan kerumunan besar juga sepenuhnya dilarang. Aturan tersebut akan diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang ditetapkan paling lambat Senin, 22 November 2021. 

Alasan pemerintah buat kebijakan PPKM Level 3 akhir tahun

Muhadjir menyebut keputusan ini diambil guna mencegah gelombang ketiga covid-19, mengingat lonjakan kasus kerap terjadi selama libur panjang. Selain itu, pemerintah ingin mempertahankan capaian penanganan covid-19 di Indonesia yang sudah membaik. 

"Kondisi kita yang sudah sangat baik saat ini mungkin terbaik di dunia. Tapi berkaca dari negara-negara Eropa termasuk negara-negara tetangga kita yang sudah mengalami gelombang ketiga Covid-19, ini juga yang perlu kita antisipasi,” kata Muhadjir. 

(CIN)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id