Menhan: Kamboja Mitra Penting dalam Menjaga Perdamaian

    Fachri Audhia Hafiez - 16 Juli 2019 00:51 WIB
    Menhan: Kamboja Mitra Penting dalam Menjaga Perdamaian
    Foto: Dokumentasi Kemenhan RI
    Kamboja: Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyebut Kamboja merupakan mitra penting dalam membangun dan menjaga stabilitas keamanan di kawasan. Modalitas persahabatan kedua negara sebagai bagian dari jaminan terciptanya rasa aman dan damai saat ini.

    "Kita semua bersyukur bahwa di kawasan Asia Tenggara ini khususnya, kita telah dapat menghadirkan rasa damai dan aman bagi kehidupan kemanusiaan dan tentunya kondisi ini akan terus kita pelihara dengan mengembangkan adanya prinsip saling menghormati dan saling menghargai," kata Ryamizard saat meresmikan relokasi Tugu Persahabatan Indonesia-Kamboja, di Kampong Thom, Kamboja, Sabtu, 13 Juli 2019.

    Ryamizard mengatakan banyak negara di belahan dunia yang belum merasakan indahnya perdamaian. Pertikaian, peperangan serta kekerasan kerap digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan. Dia menyesalkan masih adanya kekerasan di tengah-tengah peradaban yang semakin maju ini.

    Menurut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini, perdamaian dan stabilitas di Kamboja merupakan elemen yang sangat penting dalam membawa kemajuan dan pembangunan di Kamboja. Selama dua dekade terakhir, kata dia, Kamboja mampu mencapai pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar tujuh persen termasuk mendorong stabilitas di kawasan ASEAN.

    Indonesia selalu mendukung langkah-langkah untuk mendorong kemajuan Kamboja. Baik keinginan Kamboja menjadi negara anggota ASEAN yang ke-10 pada April 1999, termasuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian-Europe Meeting (ASEM) pada 2020 mendatang.  

    Ryamizard atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua unsur pemerintahan Kerajaan Kamboja, dan perwakilan RI di Kamboja, yang telah bekerja keras dalam upaya membangun kembali relokasi Tugu Persahabatan.

    "Saya turut berbangga hati, karena kondisi di Kampong Thom saat ini telah jauh berbeda dengan saat saya bertugas di sini, dan sekarang berubah menjadi kawasan yang sangat modern, maju dan damai," ujar Ryamizard.

    Hubungan antara kedua negara secara historis telah terjalin dengan baik sejak lama oleh para founding father Presiden Soekarno dan Raja Norodom Sihanouk. Khususnya, dalam proses tercapainya perdamaian dan rekonsiliasi di Kamboja melalui peran Indonesia memfasilitasi penyelenggaraan Jakarta Informal Meeting (JIM) I di Bogor pada 5-28 Juli 1988)dan JIM II pada 19-21 Februari 1989 di Jakarta, hingga tercapainya Paris Peace Agreement tahun 1991. 

    Ryamizard mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya. Tugu persahabatan ini mengandung makna sejarah yang mendalam bagi persahabatan kedua negara. 

    "Tugu ini menjadi simbol kedekatan kedua negara, yang harus kita lestarikan bersama dan kiranya diteruskan oleh generasi-generasi selanjutnya, agar persabatan kedua bangsa tetap abadi," ujar Ryamizard.

    Sebagai negara sahabat, Indonesia pernah ambil bagian dalam pasukan perdamaian United Nations Transitional Authority in Cambodia (UNTAC) melalui pengiriman pasukan kontingen Garuda ke Kamboja sebanyak 3.957 personil pada tahun 1992-1993. 

    "Saya sendiri menjadi bagian dari sejarah tersebut. Pada tahun 1992, kira-kira 27 tahun yang lalu, saya mendapat kehormatan untuk bertugas sebagai Komandan Kontingen Garuda XII-B berkekuatan 850 personil, yang tergabung dalam misi pasukan perdamaian UNTAC berkedudukan di Kampong Thom ini," katanya.

    Momentum peresmian relokasi Tugu Persahabatan Indonesia-Kamboja di Kampong Thom ini semakin penting, pasalnya, bertepatan dengan rangkaian kegiatan dalam memperingati 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2019. Dalam kunjungan kerjanya di Kamboja, Ryamizard juga menyempatkan diri mengunjungi Military Zone, bekas Kamp Pasukan Perdamaian asal Indonesia, Kontingen Garuda XII B di Kamboja.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id