Kebakaran di Gunung Sumbing dan Sindoro Dipadamkan - Medcom

    Kebakaran di Gunung Sumbing dan Sindoro Dipadamkan

    Candra Yuri Nuralam - 26 September 2019 10:59 WIB
    Kebakaran di Gunung Sumbing dan Sindoro Dipadamkan
    Ilustrasi kebakaran hutan. ANT/FB Anggoro.
    Jakarta: Ratusan petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, Temanggung, Jawa Tengah. Petugas melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

    "Sebanyak 174 petugas gabungan berhasil melakuan pemadaman Karhutla di Gunung Sumbing dan 126 petugas gabungan berhasil memadamkan api di Gunung Sindoro pada hari Rabu 25 September 2019," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo di Jakarta, Kamis, 26 September 2019.

    Petugas akan memastikan tak ada titik api di Jalur Banaran. Petugas juga akan membuat sekat bakar dan memadamkan titik api di Jalur Walitis.

    Berdasarkan data yang dihimpun BNPB, luas daerah hutan lindung yang terbakar mencapai 24 hektare. Kebakaran itu menghanguskan semak belukar di petak 23-3 dan 27-4.

    Petugas gabungan terus memantau titik api di tiga jalur pendakian. Sebanyak 15 petugas menyisir titik api di sekitar pos tiga Jalur Banaran. Di jalur Walitis, 28 petugas merintis jalur, penyekatan dan pemadaman titik api.

    Sebanyak 25 petugas diterjunkan ke jalur Alternatif. Tiga belas di antaranya merintis jalur dan melakukan pemadaman di atas Blok Gowang.

    "Sampai dengan pukul 16.WIB (kemarin-red) sudah tidak terpantau adanya titik api dan tim bergerak, bergabung dengan tim walitis," tutur Agus.

    Sebanyak 9,7 hektare lahan di Gunung Sindoro terbakar. Kebakaran itu menghanguskan tumbuhan alang-alang dan rumput.

    Api diketahui masyarakat dan melapor ke anggota basecamp yang diteruskan ke petugas Perhutani. "Disinyalir sumber api dari orang tidak bertanggungjawab," ujar Agus.

    Agus mengimbau masyarakat dan wisatawan tak sembarangan menyalakan api di sekitar gunung. Terlebih menyalakan api di tempat yang mudah terbakar.

    "Agar lebih hati-hati menyalakan api unggun atau membuang puntung rokok sembarangan. Dari kelalaian api kecil, dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Kita jaga alam, maka alam akan jaga kita," tuturnya.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id