Doa Bersama Kenang Korban Tewas Demonstrasi Penolakan UU KPK

    Juven Martua Sitompul - 12 Oktober 2019 06:35 WIB
    Doa Bersama Kenang Korban Tewas Demonstrasi Penolakan UU KPK
    Foto korban tewas demonstrasi penolakan UU KPK. Foto; Medcom.id/ Juven Maratua Sitompul
    Jakarta: Aksi renungan dan doa bersama digelar sejumlah massa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 11 Oktober 2019. Acara ini sebagai penghormatan bagi warga yang tewas dalam aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang KPK baru dan RKHUP di Gedung DPR.

    Lima bingkai foto berjejer di atas tiga meja yang ditempatkan di pelataran Gedung KPK. Aksi berlangsung hikmat, cahaya hanya berasal dari lilin-lilin yang mengelilingi kelima foto dan puluhan orang yang duduk sambil menundukkan kepala.

    Lima foto yang dipampang yakni Bagus Putra Mahendra (15), Maulana Suryadi (23), Akbar Alamsyah (19), Randy (22) dan Yusuf Kardawi (19). Pada bagian depan meja foto kelima korban terdapat poster bertuliskan ‘Rest in Power’.

    Mereka yang hadir dalam acara ini terdiri dari pegawai KPK dan pegiat antikorupsi. Peserta aksi melantunkan doa bagi para ‘pejuang’ UU KPK dan RKHUP yang gugur.

    “Mudah-mudahan kami masih memiliki empati terhadap sesama. Ya Allah kabulkan dan maafkan kesalahan-kesalahan saudara kami, ampuni dosa-dosa kawan-kawan kami,” kata Ustaz Nurstofa yang memimpin doa.

    Perwakilan dari WALHI, Khalisah Khalid berharap tidak ada lagi korban kekerasan yang dilakukan aparat dalam meredam aksi demonstrasi. Demokrasi diharap berjalan lebih baik lagi ke depan.

    “Bahwa kita masih berharap demokrasi masih ada, bahwa rakyat bisa kita lindungi bersama. 21 tahun reformasi kita berharap tidak ada lagi kekerasan tidak ada laku, air mata dan darah,” kata Khalisah.

    Usai mendoakan para korban, acara dilanjutkan dengan pembacaan pusi. Salah satu perwakilan mahasiswa membacakan puisi ‘Kau ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana’ karya KH Bisri Mustofa atau karib disapa Gus Mus. 

    Pantauan di lokasi, pegawai KPK yang hadir dalam acara ini yaitu Ketua WP KPK, Yudi Purnomo dan penyidik senior Novel Baswedan. Renungan dan doa bersama ini ditutup dengan menyanyikan bersama lagu 'Darah Juang' karya John Tobing.

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id